Long Weekend Waisak, Okupansi Hotel di Solo Mencapai 100 Persen
- 13 Mei 2025 23:05 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Long Weekend perayaan Hari Raya Waisak tingkat okupansi hotel-hotel di Kota Solo mencapai 100 persen. Dalam data yang dimiliki Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), hotel bintang satu hingga tiga mencapai 90-100 persen terisi.
Hal tersebut disampaikan langsung Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Wening Damayanti saat dihubungi wartawan pada Selasa (13/5/2025). Selain bintang satu hingga tiga, tingkat okupansi pada hotel bintang empat dan lima juga meningkat.
"Banyak yang 100 persen sampai nolak tamu, jadi memang banyak tamu yang tidak dapat kamar bagi yang datang langsung. Kalau range hotel bintang satu sampai tiga full habis rata-rata 90-100 persen, kalau bintang empat dan lima yang sampai ratusan kamar itu rata-rata di atas 80 persen," kata Wening Damayanti.
Ditambahkan Wening, pengunjung didominasi oleh keluarga. Rata-rata pengunjung menginap satu hingga dua hari di masing-masing hotel. Terkait kenaikan harga sendiri, Wening Damayanti menjelaskan semua mengikuti kenaikan tingkat okupansi.
"Rata-rata menginap satu hingga dua malam. Lebih banyak family yang menginap. Jadi yang perlu kita lakukan adalah memperkuat promosi kita kepada wisatawan yang dari luar Kota bahwa stigma Solo jadi kota transit itu hilang, karena kan juga banyak lokasi wisata di Solo. Terkait harga tarif mengikuti tingkat okupansi dan kenaikannya masih masuk akal sekitar 30 persen," ucapnya menambahkan.
Kenaikan pengunjung hotel berdampak juga dengan kenaikan tingkat wisatawan ke lokasi wisata yang ada di Solo. Terbukti dalam data yang dimiliki Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, ada kenaikan wisatawan hingga 34 persen pada long weekend Waisak.
"Kalau dari pengamatan kami memang ada peningkatan dari data yang beberapa sudah masuk dan dari observasi di lapangan sejak tanggal (10-12/5/2025). Puncaknya pada tanggal tersebut. Peningkatan berdasarkan data sementara yang kami miliki sekitar 34 persen dibandingkan weekend biasa," ucap Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Gembong Hadi Wibowo.
Peningkatan ini bahkan tidak hanya dirasakan lokasi wisata unggulan Kota Solo yakni Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo Safari dan Taman Balekambang saja, namun pertunjukkan Wayang Orang Sriwedari juga terdata mengalami kenaikan jumlah penonton.
"Peningkatan di Wayang Orang Sriwedari karena dari promosi media sosial yang berdampak signifikan. Penonton anak-anak muda bisa mencapai 70 persen. Apalagi pada saat long weekend juga terlihat antrian yang cukup panjang," ucapnya menambahkan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....