Dongkrak Wisata, Pemkab Karanganyar Gagas Jalan Tembus Tawangmangu-Jatiyoso

  • 14 Apr 2025 11:14 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Karanganyar: Kabupaten Karanganyar dikenal surganya wisata alam dengan panorama perbukitan dan pegunungan di Solo Raya. Mulai dari Tawangmangu, Ngargoyoso, Jenawi kini mulai bergeser di lereng Gunung Lawu sisi selatan.

Karanganyar yang kaya akan pesona alamnya, kini memiliki potensi wisata unggulan setelah selesainya dibangun Bendungan Jlantah di Desa Tlobo Ledok, Kecamatan Jatiyoso. Obyek wisata Bendungan Jlantah kini telah ramai dikunjungi wisatawan, setelah elevasi air sudah 100 persen sejak Maret lalu.

Saat Sabtu dan Minggu Bendungan Jlantah menjadi lokasi healing yang murah meriah bagi keluarga dengan panorama alam yang apik dan hawa sejuk pegunungan.

Namun sayangnya Bendungan Jlantah baru bisa dijangkau dengan mudah dari Kota Kecamatan Jatiyoso melalui jalur kecamatan Jatipuro dan Jumapolo. Sementara wisatawan Karanganyar kebanyakan di lintas Ngargoyoso dan Tawangmangu.

Sebagai upaya menarik wisatawan datang ke Bendungan Jlantah Pemkab Karanganyar bakal membangun jalan lintas Tawangmangu-Jatiyoso. Jalan tembus tersebut akan terkoneksi dengan kawasan wisata.

"Mimpi saya itu (jalan tembus Ngargoyoso Tawangmangu dan Jatiyoso). Kan udah ada Waduk Jlantah destinasi wisata yang baru agar bisa di sambungkan dengan Tawangmangu dan Ngargoyoso," ucap Bupati Karanganyar Rober Christanto saat mendampingi kunjungan anggota DPR RI Sriyanto Saputra di Bendungan Jlantah beberapa hari lalu.

Bupati Karanganyar Rober Christanto berbincang dengan Anggota Komisi V DPR RI Sriyanto Saputro di Bendungan Jlantah perihal potensi wisatanya di kawasan tersebut. (RRI Foto Mulato Ishaan)Setelah itu menurut Rober, wisatawan yang hadir di Karanganyar bukan satu-dua hari saja, tapi bisa satu Minggu. Setelah itu mereka akan bercerita tentang destinasi luar biasa di Karanganyar salahsatunya Waduk Jlantah.

"Dibangun jalan baru, ada jalan lintas dari Tawangmangu ke Jatiyoso. Kalau di sini didorong dengan warga yang tergabung komunitas peduli waduk, sebelum diresmikan waduknya komunitas kita kukuhkan kemudian setelah itu menyambut wisatawan salah satunya festival durian di sini paling luar biasa," ujar politikus PDI-P itu.

Pada kesempatan yang sama Kades Tlobo Ledok Winahyu Tri Prasetyo mengungkapkan, dengan adanya bendungan pemerintah desa sudah mempersiapkan Pokdarwis (Kelompok Desa Sadar Pariwisata). Pihak Desa juga sudah membentuk KPW (Komunitas Peduli Waduk) dan sudah berprogres menghidupkan UMKM kecil yang melibatkan warga sekitar.

"Sudah ada 20 stand. Kalau Sabtu Minggu itu mbludak kether (sibuk) untuk parkir. Kedepannya kita bekerjasama dengan pengusaha lokal dulu kita mempersiapkan resto, waterboom direncanakan di sebelah barat waduk itu ada Tlobo Sport Center kerjasama dengan pemerintah desa juga. Itu ada tanah kas kami yang luas dan potensial," ucapnya.

Kades Winahyu juga menyampaikan wisata Jeep keliling Bendungan, yang sudah dipersiapkan dengan PPK kini sudah ada izin track. Pemerintah Desa menggandeng komunitas jeep yang dibentuk era camat sebelum dengan anggota 15 unit armada.

Setelah pelantikan pengurus Komunitas Peduli Waduk, secara resmi wisata Jeep keliling lereng Gunung Lawu di wilayah Jatiyoso akan beroperasi resmi.

"Bulan depan itu ada pelantikan pengurus KPW, habis itu kita keliling waduk dan ke desa-desa dan dusun kami nanti disiapkan olahan makanan oleh-oleh kerjasama dengan Pemdes dan desa lain," ujar dia. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....