Gangguan Siklus Sel sebagai Dasar Terbentuknya Kanker
- 08 Feb 2026 06:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kanker adalah penyakit yang terjadi akibat kegagalan siklus sel ketika sel abnormal tidak mati sesuai waktunya. Sel normal umumnya memiliki usia tertentu, berhenti membelah, kemudian mati secara alami.
Dalam siklus sel, proses pembelahan berlangsung sangat teratur agar pertumbuhan jaringan tubuh tetap seimbang. Kanker muncul ketika proses mitosis atau pembelahan sel berlangsung terlalu cepat dan siklus sel tidak terkontrol dengan baik.
Kegagalan kematian sel ini umumnya disebabkan oleh mutasi genetik yang mengubah sifat dasar sel. Perubahan sifat sel tersebut dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti keturunan, paparan radiasi, zat kimia berbahaya, hingga sinar ultraviolet dalam jangka panjang.
Sel kanker memiliki kemampuan bertahan hidup lebih lama dibandingkan sel normal yang akan mati sesuai siklusnya. Tidak hanya itu, sel kanker juga mampu menembus jaringan di sekitarnya dan menyebar ke bagian tubuh lain melalui aliran darah atau sistem limfatik.
Sel kanker pada dasarnya berasal dari sel normal yang mengalami perubahan sifat. Ketika sel gagal menghentikan proses pembelahan, sel tersebut akan terus berkembang dan membentuk sel abnormal yang berpotensi menjadi kanker ganas.
Dalam program Jagongan Kesehatan “Pengenalan Kanker dan Deteksi Dini” yang diselenggarakan RRI Surakarta, Rabu, 4 Februari 2026, Setyaningrum Rahmawaty, M.Kes., Ph.D, Dosen Gizi Klinik Program Studi Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus Senior Collaborator Global Burden of Disease (IHME), menjelaskan bahwa deteksi dini menjadi kunci utama dalam pencegahan kanker. Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat diperlukan untuk mendeteksi adanya sel abnormal sejak dini sebelum berkembang menjadi kanker ganas.
“Deteksi dini memberikan peluang lebih besar untuk keberhasilan terapi dan meningkatkan kualitas hidup pasien,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan Wiwik Ekorinawati, S.Gz., M.Gz., R.D, Dietisien RSUD Dr. Moewardi Surakarta, yang menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat dan pemeriksaan berkala perlu terus ditingkatkan. Ini penting sebagai langkah preventif terhadap kanker.
(Fadhilah Zahrotunnisa / Sahabat Magang Universitas Sebelas Maret)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....