Kedudukan dan Fungsi Sinden Dalam Karawitan
- 28 Jan 2025 09:23 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Sinden atau sering disebut swarawati, menurut pengertian secara umum adalah vokalis perempuan di dalam permainan atau sajian karawitan. Secara lebih dalam, keberadaan sinden memiliki keterkaitan erat tak terpisahkan dengan karawitan.
Nur Handayani, M.Sn, seorang sinden swarawati profesional, mengatakan Suara sinden adalah suara perempuan yang berprofesi sebagai sinden. Bermodalkan suara untuk mengekspresikan gendhing, mengekspresikan karya sasta para pujangga.
"Sinden merupakan bagian dari instrumen di dalam Karawitan, tepatnya adalah instrumen garap. Sebagai sebuah instrumen, kedudukan sinden tidaklah berdiri sendiri, melainkan menyatu sebagaimana instrumen lain dalam Karawitan" ujarnya dalam dialog Jagongan Pro 4 RRI Surakarta, Selasa (31/12/2024).
“Dalam karawitan terbagi menjadi tiga instrument, yang pertama instrument garap termasuk sinden, rebab, kendhang, gender, gambang, suling, dan siter. Untuk yang kedua ada ricikan balungan, ada saron, demung, slenthem. Ketiga, ada ricikan struktural, seperti kenong, gong, kethuk, kempyang” ucap Nur.
Ia mengaku dengan kemampuan olah vokalnya yang khas, berkesempatan untuk mendalami suara sinden. Bukan hanya dalam Karawitan Jawa Surakarta, namun juga teknik-teknik vokal timuran, teknik vokal kontemporer, teknik vokal orang Tibet, dan lainnya.
" Vokal dari berbagai daerah memiliki teknik yang berbeda-beda. Suara sinden Jawa Tengah memiliki teknik vokal menggunakan suara tenggorokan. Sedangkan suara sinden Banyuwangi teknik vokalnya menggunakan suara samping atau suara cempreng, dan suara sinden Sunda menggunakan teknik vokal suara perut" ujar Nur
“Suara sinden itu bisa mempengaruhi perasaan seseorang yang mendengarkan. Dapat dibuktikan ketika saya mengupload video di social media saat saya mengajar murid saya, dan ternyata hal tersebut mendapat perhatian yang luar biasa di komentar”, ucapnya
Mengakhiri dialog Jagongan, Nur Handayani menghimbau, agar para pesinden terus mengekspresikan karya melalui gendhing-gendhing dan karya-karya sastra yang indah, serta terus perjuangkan nilai dan martabat posisi sebagai pesinden Republik Indonesia. (Ali Marsudi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....