Tokopedia Bakal Dampingi Pedagang Klewer Agar Seperti Batik Arkanza
- 05 Des 2024 21:37 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta: Kondisi pedagang batik dan produk tekstil di Pasar Klewer Solo saat ini sedang tak baik-baik saja. Ini tak lepas dari perubahan teknologi dari pasar tradisional ke pasar on-line.
Namun sayang, tak sedikit pedagang di pasar tekstil terbesar di Solo Raya itu belum merambah pasar online. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Tokopedia dan ShopTokopedia.
Raksasa marketplace itu bakal melakukan pemberdayaan pedagang batik di pasar tradisional agar bisa naik kelas dan go digital. Seperti yang telah dilakukan Tokopedia di beberapa pasar tradisional seperti Beringharjo Yogyakarta dan juga usaha Batik Arkanza Solo.
Mahfud Fadholi, owner Batik Arkanza Laweyan Solo mengakui usahanya berkembang pesat setelah merambah pasar online Tokopedia dan ShopTokopedia. Pengusaha muda itu sangat senang jika Tokopedia dan ShopTokopedia juga memberikan pendampingan kepada para pedagang Pasar Klewer.
"Harus diakui ya sekarang zamannya teknologi kalau tidak masuk di pasar digital akan sulit. Dulu saya masih di Beteng (Beteng Trade Center) itu ya sulit. Tapi setelah masuk di Tokopedia dan TikTok putaran uangnya cepat. Menurut saya pedagang Pasar Klewer juga harus marketplace pemerintah bisa membantu memberikan pendampingan," kata Mahfud dalam diskusi Jual Beli Online di Tokopedia dan ShopTokopedia, Kamis (05/12/2024).
Mahfud mengatakan usahanya Batik Arkanza didirikan 2019 lalu. Sebelumnya dia menjadi driver ojek dan taksi online sambil mengisi waktu luang saat kuliah.
Saat menjadi driver, Mahfud mendengar banyak cerita penumpang yang sukses berbisnis batik. Mahfud pun terinspirasi memulai usaha dengan berjualan di Klewer dan BTC hingga Pusat Grosir Solo (PGS) hingga akhirnya merambah pasar online.
"Saya menabung penghasilan sebagai driver selama 3 tahun untuk dijadikan modal usaha," ujar Mahfud.
Setelah melalui berbagai tantangan, Mahfud berhasil mendirikan Batik Arkanza yang menyediakan kain bermotif batik (batik cetak), batik cap, dan batik tulis. Kini Batik Arkanza memiliki sekitar 60 karyawan yang sebagian besar anak muda.
Batik Arkanza memberdayakan 100% sumber daya lokal. Bahan berupa kain diperoleh dari Solo dan Sragen, Jawa Tengah. Berbagai motif batik juga berasal dari kerja sama dengan para desainer lokal. Batik Arkanza pun menggandeng perajin lokal dari daerah Sragen, Jawa Tengah, dalam keseluruhan proses produksi.
Mahfud Fadholi, owner Batik Arkanza Laweyan Solo (kiri) bersama Communication Senior Lead Tokopedia and TikTok E-commerce Antonia Adega menunjukkan kain batik produksi Batik Arkanza di Laweyan, Solo, Kamis (5/12/2024). Dok Mulato RRI Communication Senior Lead Tokopedia and TikTok E-commerce Antonia Adega menjelaskan sejauh ini pihak sudah memfasilitasi pedagang pasar tradisonal untuk bisa berjualan online. Dicontohkan yang dilakukan di Pasar Beringharjo Yogyakarta.
"Disini telah dilakukan pemberdayaan pedagang untuk memaksimalkan pasar digital. Sebenarnya kita sudah terus melakukan pendampingan UMKM. Ke depan sangat dimungkinkan hal serupa dilakukan kepada pedagang Pasar Klewer," ujar Antonia Adega di Laweyan Solo.
Menurutnya, batik memang menjadi produk fashion yang diminati pasar online. Batik Arkanza milik Mahfud salah satu UMKM yang menjadi binaan Tokopedia dan ShopTokopedia sehingga kini semakin besar bahkan memiliki 60 karyawan.
Melalui pasar online ia mampu melayani pembeli di Jakarta maupun Sumatera. Tingginya permintaan membuat Mahfud setiap minggu harus meluncurkan satu motif baru.
"Fashion menjadi salah satu kategori produk paling laris pada kampanye Beli Lokal di Tokopedia dan ShopTokopedia saat Promo Guncang 11.11 tahun 2024 berlangsung," katanya.
Lewat Melokal Dengan Batik, Tokopedia dan ShopTokopedia berupaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perajin batik lewat berbagai inisiatif kunci. Yaitu akselerasi digitalisasi UMKM batik, halaman khusus Melokal Dengan Batik, shoppertainment, dan peningkatan kapasitas produksi.
Inisiatif yang diluncurkan pada awal tahun 2024 ini juga bertujuan meningkatkan minat beli masyarakat terhadap produk batik lokal. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....