FIFA Tegas, Argentina Terancam Kena imbas

  • 31 Jul 2026 14:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Organisasi sepak bola dunia, FIFA akhirnya membuka proses investigasi resmi terhadap tim nasional Argentina. Hal ini menyusul banyaknya insiden perilaku buruk yang terjadi sepanjang Pesta Bola Dunia 2026.

Investigasi tersebut mencakup aksi keributan setelah pertandingan final melawan Spanyol. Selain itu, terdapat isu sensitif terkait penggunaan simbol politik di lapangan.

FIFA telah menunjuk jaksa penuntut disiplin dan kode etik untuk mendalami kericuhan yang pecah saat peluit akhir pertandingan final pada 19 Juli lalu. Dari kekalahan 1-0 Argentina atas Spanyol tersebut, sejumlah pemain dan staf pelatih terlibat dalam tindakan agresif terhadap pemain lawan.

Mengutip dari www.kumparan.com , FIFA kini melakukan penyelidikan terhadap pemain seperti Nahuel Molina dan Leandro Paredes, serta asisten pelatih Roberto Ayala atas dugaan penyerangan. Berdasarkan kode etik dan disiplin FIFA, pelanggaran perilaku tidak sportif minimal berbuah sanksi satu pertandingan, sementara tindakan penyerangan dapat diganjar larangan bertanding minimal tiga laga.

Kemudian, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga akan menghadapi dakwaan atas pelanggaran multidimensi di berbagai pertandingan. Salah satu yang menjadi sorotan utama ialah penggunaan ajang olahraga untuk demonstrasi non olahraga.

Bentuk demonstrasi non olahraga tersebut, terjadi saat para pemain merayakan kemenangan di semifinal dengan membentangkan spanduk bertuliskan Las Malvinas son Argentinas. Tindakan itu telah merujuk pada klaim wilayah sengketa Kepulauan Falkland.

Selain problematika spanduk, organisasi sepak bola dunia ini juga sedang mendalami laporan terkait tindakan diskriminatif, perilaku rasis, serta pelanggaran keamanan selama pertandingan. FIFA menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap kode etik dan disiplin, akan diproses secara transparan demi menjaga integritas kompetisi. (Rifqi Nadhif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....