Alasan Lagu Wonderwall Dinyanyikan Fans Inggris di Piala Dunia 2026

  • 19 Jul 2026 23:16 WIB
  •  Surakarta
Poin Utama
  • Fans Sepak Bola Inggris

RRI.CO.ID, Surakarta - Suporter Timnas Inggris mencuri perhatian sepanjang Piala Dunia 2026 bukan hanya karena dukungan fanatik mereka di tribun, tetapi juga karena lagu Wonderwall milik Oasis yang terus menggema setiap kali The Three Lions meraih kemenangan. Lagu legendaris yang dirilis pada 1995 itu bahkan berubah menjadi semacam "lagu wajib" yang dinyanyikan bersama para pemain usai pertandingan, menciptakan momen emosional yang viral di berbagai media sosial.

Menurut laporan FIFA, Wonderwall dipilih sebagai lagu perayaan resmi Timnas Inggris dalam daftar musik yang diajukan kepada panitia turnamen. Setiap kemenangan diakhiri dengan para pemain berjalan menghampiri tribun suporter untuk bernyanyi bersama, sebuah tradisi baru yang mempererat hubungan antara tim dan pendukung. Sementara itu, Fox Sports menjelaskan bahwa sebelumnya lagu yang identik dengan Inggris adalah Sweet Caroline, namun di Piala Dunia 2026, Wonderwall mengambil alih sebagai simbol kebersamaan para pemain dan suporter.

Pemilihan Wonderwall juga bukan tanpa alasan. Oasis merupakan band asal Manchester yang sudah lama memiliki hubungan erat dengan budaya sepak bola Inggris. Lagu tersebut dikenal hampir semua kalangan, sehingga mudah dinyanyikan bersama ribuan orang di stadion. Ditambah lagi, lirik dan melodinya mampu membangun suasana emosional setelah pertandingan berakhir.

Tradisi itu mulai menarik perhatian dunia ketika Harry Kane dan rekan-rekannya berdiri berjejer menghadap tribun usai kemenangan Inggris di fase gugur. Para pemain merangkul satu sama lain sambil bernyanyi bersama suporter, menciptakan pemandangan yang dianggap sebagai salah satu momen paling berkesan sepanjang turnamen. Bahkan Kane mengaku momen tersebut menjadi salah satu favoritnya selama membela tim nasional.

Fenomena Wonderwall ternyata juga berdampak di luar lapangan. Popularitas lagu tersebut kembali melonjak di berbagai platform musik digital selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Banyak penggemar sepak bola dari negara lain ikut menyanyikannya, meski tidak mendukung Inggris, karena lagu itu dianggap mampu menghadirkan atmosfer stadion yang meriah dan penuh kebersamaan.

Media Inggris pun menilai tradisi baru ini memberikan identitas segar bagi The Three Lions. Jika sebelumnya publik lebih akrab dengan lagu Three Lions atau slogan It's Coming Home, kini Wonderwall menjadi simbol hubungan yang lebih dekat antara pemain dan suporter. Tradisi tersebut dinilai memperlihatkan bahwa sepak bola bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga tentang pengalaman yang dibangun bersama para pendukung.

Meski perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 berakhir tanpa gelar juara, nyanyian Wonderwall tetap menjadi salah satu cerita paling berkesan dari turnamen. Lagu tersebut berhasil menyatukan ribuan suporter dan para pemain dalam satu suara, membuktikan bahwa musik memiliki kekuatan besar untuk menciptakan kenangan yang akan terus dikenang jauh setelah peluit akhir dibunyikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....