Uji Coba di Manahan Solo, Timnas U17 Menang 3-0 Atas Timnas U17 Malaysia

  • 08 Jul 2026 08:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Timnas Indonesia U-17 menyelesaikan dua kali uji coba menghadapi Malaysia di stadion Manahan Solo, Selasa 07 Juli 2026.

Usai ditahan imbang 1-1 pada leg pertama Sabtu lalu, laga tanpa penonton itu Garuda Muda menang telak 3-0 atas tim Malaysia.

Pada laga bertajuk Garuda Championship Series itu pelatih David Nascimento merombak sebagian besar skuadnya dibandingkan laga perdana.

Hanya ada empat pemain yang dipertahankan dari laga sebelumnya, yaitu Faiz Hikmal, Ramadhan Putra Negara, Chico Jericho dan pemain asal Papua Football Academy (PFA), Melki Yatipai.

Hasilnya Timnas U17 mampu menggelontorkan tiga gol tanpa balas ke gawang Timnas Malaysia yang dikawal kiper Muhamad Atif.

Ketiga gol Timnas U17 semua terjadi pada babak pertamam masing-masing melalui Haikal Kamil Ramadhan pada menit ke-11, Dhamar Try Kusuma menit ke-20 dan gol ketiga dihasilkan I Dewa Gede Majesta saat laga memasuki menit terakhir.

Usai pertandingan pelatih David Nascimento mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang dinilai memiliki progres dan jauh lebih baik dibanding laga leg pertama.

"Saya sangat senang. Kami bermain melawan tim yang bagus. Beberapa bulan lalu mereka bermain di final melawan Vietnam. Sekarang kami tahu di mana posisi kami karena sebelumnya kami tidak punya referensi," ujarnya.

Pelatih asal Portugal itu menilai perkembangan yang ditunjukkan para pemain berlangsung sangat cepat. Dalam waktu persiapan yang singkat, para pemain dinilai mampu menyerap instruksi tim pelatih dan menerapkannya dengan baik di lapangan.

"Melihat bagaimana anak-anak berkembang, melihat bagaimana tim ini meningkat, saya hanya bisa merasa sangat senang dan bangga. Ini adalah hasil kerja selama satu bulan, jadi kami harus sangat bangga," katanya.

David juga memuji disiplin taktik para pemain sepanjang pertandingan. Menurutnya, strategi yang telah dipersiapkan berjalan sesuai rencana karena tim pelatih lebih dulu mempelajari pola permainan Malaysia, baik saat menyerang maupun bertahan.

"Saya pikir kami menganalisis mereka dengan sangat baik, bagaimana mereka bertahan dan bagaimana mereka menyerang. Pada pertandingan ini kami tahu persis apa yang harus dilakukan," katanya.

Di sisi lain, pelatih Malaysia U-17 Muhammad Shukor mengakui jika faktor kekalahan anak asuhnya Adalah hilag focus dan kehilangan konsentrasi, intensitas, dan agresivitas, terutama ketika bertahan sehingga Indonesia mampu memanfaatkan situasi tersebut menjadi gol.

"Pertandingan kedua kalah 0-3 memang agak berat diterima. Tetapi ini bagian dari sepak bola. Saat fase bertahan kami kehilangan konsentrasi, intensitas, dan agresivitas sehingga kami dihukum oleh pasukan Indonesia," ujar Shukor.

Meski kalah, Shukor tidak ingin menyalahkan para pemainnya. Menurut dia, laga di Solo justru menjadi ajang evaluasi karena memberikan kesempatan kepada enam hingga tujuh pemain untuk menunjukkan kualitas mereka.

Dalam laga uji coba tersebut juga diwarnai dengan keluarnya satu kartu merah bagi kapten Timas U17 Malaysia Muhamad Fareez.

Kartu merah diberikan wasit asal Filipina Clifford di penghujung laga yang melihat pemain bernomer punggung 6 tersebut melakukan pelanggaran cukup keras. (Edwi)

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....