Kritik Stadion Manahan Seperti Sawah, Wali Kota Solo Siap Lakukan Pembenahan

  • 14 Apr 2026 00:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Lapangan Stadion Manahan Kota Solo menjadi sorotan, pasca terjadi genangan air saat pertandingan Persis Solo melawan Semen Padang pada lanjutan Liga 1 pada Minggu, 12 April 2026.

Kondisi ini juga mendapatkan kritik dari Penasihat Klub Semen Padang, Andre Rosiade yang menilai Stadion Manahan seperti sawah. Menindaklanjuti hal tersebut, Wali Kota Solo, Respati Ardi langsung meninjau lapangan Stadion Manahan pada Senin, 13 April 2026 bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Dalam tinjauannya, Respati Ardi menegaskan bahwa genangan terjadi bukan karena kerusakan pada drainase, melainkan serapan air pada bagian bawah rumput yang perlu dilakukan pembenahan.

"Enggak ada masalah drainase, cuma memang pasir yang ada di serapan ke bawahnya perlu diperbaiki sudah banyak ketutup lumpur. Nah ini bisa dilukan kalau off season, karena jadwalnya sangat padat ya, jadi pas off season nanti baru kita benahi," kata Respati Ardi.

Dikatakan Respati Ardi juga bahwa saat pembenahan, Stadion Manahan akan ditutup sementara untuk dilakukan perawatan agar kembali membaik dan bisa dipergunakan pada ajang Internasional.

Ditambahkan Wali Kota Solo, pembenahan juga tidak dilakukan pada bagian lapangan saja, melainkan meliputi bagian fasilitas lain. Menurutnya juga saat pertandingan sebelumnya berlangsung, air sebenarnya bisa terserap pada kurun waktu 15-30 menit, namun karena Stadion Manahan berstandar tinggi, sehingga perlu ada pembenahan.

"Sementara pembenahan terhadap lapangan dan beberapa ruang ganti pemain, fasilitas dan lain-lain. Jadi sebenarnya kemarin dihitung 15-30 menit masih bisa terserap, tapi karena berstandar tinggi, kita mempertahankan standar itu, kami berbenah nanti setelah off season," katanya menambahkan.

Sementara itu, Direktur Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, mengaku selalu berkomunikasi dengan Dispora sebagai pengelola Stadion Manahan terkait kendala, termasuk apakah adanya kerusakan pada drainase, sehingga serapan air terganggu.

"Kita pasti akan komunikasi dengan Dispora, apakah benar penurunan kualitas di drainasenya, sehingga penyerapan air tidak maksimal. Tapi kita bisa lihat saat pertandingan tidak hujan, justru rumput kita sangat terlihat baik," ucap Ginda Ferachtriawan.

Dengan banyaknya pertandingan Persis Solo, Ginda Ferachtriawan menambahkan akan terus berkomunikasi dengan Dispora agar bisa bersinergi untuk benar-benar merawat dan menghasilkan potensi yang maksimal dalam setiap pertandinga.

Sedangkan pada waktu yang sama, Kepala Bidang Olahraga Pendidikan dan Sarana Prasarana Dispora Kota Solo, Muhammad Syamsu Rohman menjelaskan akan mengurangi penggunaan fun football yang terkadang selalu digelar saat weekend.

"Arahannya mas Wali beliau minta fun football dikurangi, terkait jumlah pengurangannya sendiri masih belum ada informasi," ujar Muhammad Syamsu Rohman. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....