Teguh Prakosa Bangkitkan Mider Praja yang Sempat Hilang Era Gibran
- 02 Agt 2024 15:24 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa bangkitkan kembali Mider Praja yang sempat hilang masa era kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka karena tingginya kasus Covid-19 di Indonesia. Dalam pantauan RRI, Teguh Prakosa memulai agenda Mider Praja dengan bersepeda dari Rumah Wali Kota Loji Gandrung, Slamet Riyadi menuju Solo Technopark, Jebres, Kota Surakarta pada Jumat (2/8/2024).
Kegiatan ini kembali dihadirkan, karena Teguh Prakora berharap pembangunan yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Surakarta terus berjalan dan tidak mangkrak. Pembangunan ini perlu terus berjalan karena memiliki dampak baik untuk masyarakat.
"Kembali dilakukan agar msayarakat merasakan dampak positif pembangunan, warga jadi bisa lebih sejahtera," kata Teguh Prakosa di Solo Technopark pada Jumat (2/8/2024).

Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Surakarta, Mider Praja pertama kali berjalan pada era kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) bersama F.X. Hadi Rudyatmo tahun 2004-2009,. Dilakukan Jokowi terpilih sebagai Presiden Indonesia.
Mider sendiri memiliki arti mengembara atau pergi kemana-mana, sedangkan Praja adalah negara. Sehingga Mider Praja bisa diartikan berkeliling negara. Kegiatan ini dahulu juga sering dilakukan Raja di Pulau Jawa untuk melihat kondisi wilayah dan memetakan permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Gibran Rakabuming Raka sempat melanjutkan kegiatan Mider Praja pada tahun 2021, namun pada akhirnya kembali disetop karena kondisi Covid-19 yang belum hilang di Indonesia khususnya Kota Surakarta.
Teguh Prakosa selain menghidupkan kembali Mider Praja, ke depan juga akan menjalankan program sambang warga. Kegiatan ini sering dilakukan Kepala Daerah untuk mendengar langsung keluhan warga.
Dengan kegiatan sambang warga bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Teguh Prakosa berharap masyarakat tidak hanya menyampaikan persoalan melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS). Melainkan juga bisa mendapatkan solusi langsung dari OPD.
"Kami menerima masukan-masukan masyarakat agar Solo menjadi kota terinovatif yang dirasakan oleh masyarakat," katanya menambahkan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....