The Lawu Group Dorong Konsep Karanganyar Menuju Wisata Halal Dunia
- 16 Jun 2024 15:46 WIB
- Surakarta
KBRN, Karanganyar: The Lawu Group mendukung penerapan konsep Karanganyar menuju destinasi wisata Halal dunia. Dukungan itu diwujudkan dengan menerapkan wisata nyaman untuk keluarga.
Direktur Utama The Lawu Group, Parmin Sastro kepada wartawan mengatakan, konsep Karanganyar Menuju Wisaya Halal Dunia itu memiliki benang merah dengan konsep Karanganyar live center of Nusantara.
Dalam konsep besar yang digagas mantan Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama konsultan pemasaran indonesia Hermawan Kertajaya itu, Karanganyar akan dijadikan pusat peradaban bagi warga nusantara di masa depan.
Maka, Parmin mengatakan, The Lawu Group akan ikut ambil bagian mewujudkan konsep itu dari sisi Industri Pariwisata dengan mendorong konsep Karanganyar Menuju Wisata Halal Dunia.
"Ya kalau kita bicara Karanganyar life Center Nusantara itu kan membangun peradaban gitu kan, karanganyar itu menjadi pusat peradaban Nusantara. Nah saya mengambil dari sektor wisatanya, untuk bisa mengisi salah satu konten live center of nusantara, maka saya mengusung ya Karanganyar menuju wisata halal dunia," ungkap Parmin saat ditemui di kawasan wisata Kemuning Skyhills, Ngargoyoso, Minggu (16/6/2024).
Parmin menambahkan, wisata halal adalah wisata yang memberikan keramahan dan kenyamanan bagi keluarga, dengan konsep yang diterima seluruh wisatawan tanpa melihat latarbelakang.
"Nah intinya adalah wisata halal itu adalah wisata yang ramah keluarga, jadi kita tidak bicara muslim non-muslim atau Islam Kristen dan sebagainya, tapi wisata yang lebih ramah kepada keluarga. Jadi menciptakan Karanganyar itu menjadi wisata yang ramah keluarga," katanya.
Parmin mencontohkan, wisata halal dengan tidak menjual berbagai jenis alkohol ataupun minuman keras yang bisa mengurangi kenyamanan pengunjung obyek wisata.
Kemudian, tempat penginapan yang tidak melayani kegiatan kemaksiatan dengan lebih selektif menerima tamu. Serta, resto yang tidak menjual makanan haram seperti Babi kepada wisatawan yang berkunjung.
"Nah Karanganyar itu Alhamdulillah sudah terbentuk menjadi wisata yang ramah keluarga, karaoke kita enggak ada, yang dulu ada panti pijat juga sudah bersih sudah tutup. Apa lagi tempat lokalisasi gitu, kan juga sudah tutup hilang dulu kan begitu," ujarnya.
Dirut The Lawu Groul mengungkapkan, meski konsep Karanganyar Menuju Wisata Halal Dunia masih memiliki jalan yang panjang. Namun, menurutnya, The Lawu Group telah mengambil sikap untuk mewujudkan konsep tersebut mulai dari sekarang.
Hal itu juga didasari dari dukungan masyarakat Karanganyar yang kini mulai sadar untuk menjaga Karanganyar tidak terkontaminasi menjadi daerah yang memiliki image buruk.
"Alasan saya mengusung Karanganyar menjadi destinasi wisata halal dunia itu ya karena masyarakatnya sudah sangat mendukung dan religius selama ini. Yang kedua, wisata halal didirikan sebagai semua objek dan kegiatan dalam industri pariwisata yang tidak memfasilitasi kemaksiatan," ungkapnya.
Lebih lanjut, Parmin mengatakan, Kabupaten Karanganyar memiliki segudang potensi alam yang didukung oleh keberadaan gunung lawu. Lereng yang dipenuhi dengan pemandangan alam serta kebun teh di Ngargoyoso, membuat optimis Karanganyar bisa mewujudkan Wisata Halal Dunia.
Ditambah lagi, infrastruktur akses jalan yang mendukung kemudahan menuju destinasi wisata bahkan bagi wisatawan luar daerah karanganyar.
"Karanganyar ini potensi alam khususnya Ngargoyoso-Tawangmangu, dari Gunung Lawu itu luar biasa. Nah itu di antaranya adalah Kenapa saya optimis bahwa suatu saat nanti Karanganyar bisa dibangun menjadi destinasi wisata halal dunia yang di dalamnya ada medical turism, atau hala turism," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....