Perbaikan Rumah Longsor di Pajang Tunggu Koordinasi BBWSBS
- 04 Jun 2024 09:01 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta: Dua rumah warga Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan Solo longsor setelah tergerus aliran Sungai Jenes. Korban berharap ada bantuan perbaikan bangunan, hanya saja Pemkot butuh koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Sebagai informasi, rumah warga yang roboh berada di RT 05 RW 12 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan. Rumah tersebut roboh pada Jumat 31 Mei lalu sekira pukul 08 malam.
Tidak korban dalam peristiwa tersebut. Namun dua warga kehilangan sebagian bangunan rumah lantaran hanyut ke sungai.
Kasi Pemerintahan, Ketentraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Pajang, Agus Daryanto mengatakan, rumah tersebut berdiri di garis sempadan sungai. Wilayah tersebut seharusnya memang dikosongkan lantaran risiko tinggi dan juga biasanya sebagai jalur inspeksi.
"Kedua rumah ini merupakan bangunan illegal yang ada di sempadan sungai. Ini sudah kami laporkan ke Wali Kota agar segera ada solusinya,” kata Agus, Senin (3/6/2024).
Perihal perbaikan rumah tersebut, Pemkot Solo harus berkoordinasi dengan Balai Besar Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga sudah melakukan asesmen terkait peristiwa ini.
“Dari BPBD sudah melakukan assessment, dinsos juga sudah ada bantuan. Nanti kedepan juga dikoordinasikan dengan Permukiman, BBWSBS dan lainnya," ucapnya.
Pasca kejadian warga terdampak lanjut Agus juga sudah menerima sejumlah bantuan. Baik dari Pemerintah Kota Solo maupun stakeholder terkait lainnya berupa kebutuhan makan dan kebutuhan sehari hari.
Namun untuk upaya penanganan kedepan, pihak kelurahan masih belum bisa memberikan kepastian. Menimbang bangunan rumah yang ambrol itu masuk jenis bangunan illegal yang berdiri di garis sempadan sungai. "Kita tunggu solusinya dari Pak Wali," ujar dia. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....