Penataan-Renovasi Masjid Agung Surakarta Digelontor Rp 16 Miliar

  • 01 Jun 2024 22:50 WIB
  •  Surakarta
KBRN,Surakarta: Masjid Agung Keraton Surakarta akan dilakukan renovasi dan juga penataan kawasan depan. Pemerintah Kota Solo mengalokasikan anggaran senilai Rp 16 Miliar untuk mempersolek Masjid Agung tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta, Nur Basuki mengungkapkan, saat ini proses lelang sudah dilakukan, sementara pekerjaan fisik diperkirakan mulai awal Juli 2024. Renovasi dan Penataan Kawasan Masjid Agung masuk daftar penerima manfaat dana hibah dari Uni Emirat Arab.

Anggaran yang dialokasikan untuk renovasi dan penataan kawasan itu sekitar Rp 16 Miliar untuk tahun anggaran 2024 ini

“Saat ini sudah proses lelang, awal Juli sudah mulai dikerjakan, dan target penyelesaian di akhir tahun 2024 ini,” kata Nur Basuki, Jumat (30/5/2024).

Nur Basuki mengatakan, bagian yang akan disentuh, mayoritas pekerjaan akan berada di luar bangunan masjid, dan hanya sebagian kecil saja yang menyentuh bangunan utama masjid. Hal ini terjadi karena pada tahun-tahun sebelumnya, rehabilitasi besar sudah pernah dilakukan di Masjid Agung Kota Surakarta dengan menyentuh perbaikan atap, tiang penyangga, dan sebagainya.

“Tahun 2016 lalu kan sudah ada perbaikan besar. Jadi bagian masjidnya yang disentuh hanya area wudhu dan soko guru (bagian tiang, Red) yang keropos. Porsi yang paling besar yang di bagian luarnya,” kata Nur Basuki.

Penataan kawasan yang akan dilakukan di area luar Masjid Agung akan menyentuh area halaman utama Masjid Agung, halaman luar Masjid Agung hingga penataan sejumlah kawasan dagang (area PKL) yang ada di sekitarnya.

Menimbang area yang disasar banyak yang berstatus cagar budaya, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah untuk mengawal proses penataan yang dilakukan.

“Beberapa tahun lalu kajian penataannya kan sudah ada yang secara menyeluruh mengkaji aspek Masjid Agung dan kawasannya. Jadi nanti pekerjaannya akan memperhatikan aspek kecagarbudayaannya, makanya nanti balai pelestarian cagar budaya juga akan terus dilibatkan,” ucap dia.

Terpisah, sekretaris Masjid Agung Surakarta, Abdul Basid membenarkan rencana renovasi bangunan dan penataan kawasan itu. Dua pekan sebelumnya, sosialisasi bersama Sekretaris Daerah Kota Surakarta dan DPUPR telah dilakukan guna menunjukkan apa-apa saja yang akan disentuh dalam revitalisasi tersebut. Pengelola masjid dan jamaah antusias dengan rencana penataan tersebut.

“Dua pekan lalu pengurus sudah audiensi dengan sekda dan dpupr juga. Jadi untuk revitalisasi itu diutamakan ruang utama karena ada tiang (soko guru, Red) yang keropos,” kata Abdul Basid. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....