SIPA IMF Perluas Jejaring Seni Internasional di Busan
- 07 Okt 2026 16:19 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Solo International Performing Arts (SIPA) Festival dan International Mask Festival (IMF) memanfaatkan Busan International Performing Arts Market (BPAM) 2026 untuk memperluas jaringan seni pertunjukan sekaligus membuka peluang kerja sama internasional.
BPAM 2026 berlangsung pada 1 hingga 7 Oktober 2026 di Kota Busan, Korea Selatan. Kegiatan tersebut digelar di sejumlah lokasi, antara lain Universitas Dongseo, Busan Citizens Park, Haeundae Cultural Center, dan KT&G Sangsangmadang.
SIPA Festival dan IMF diwakili Direktur SIPA Festival sekaligus founder IMF, Dr. R.Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn., bersama divisi luar negeri, Mimi Zulaikha. Selama kegiatan, mereka menyaksikan berbagai pertunjukan multidisiplin, teater, musik, dan tari.
Selain menikmati pertunjukan, perwakilan SIPA Festival dan IMF mengikuti sejumlah agenda BPAM, seperti pitching, one on one meeting, dan talks. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan festival seni asal Kota Solo kepada pelaku seni pertunjukan dari berbagai negara.
Dalam sesi pitching, Irawati menyampaikan informasi mengenai SIPA Festival dan IMF kepada delegasi dari berbagai negara serta seniman yang mempromosikan karya mereka.
“Pitching ini bertujuan menarik para seniman dunia untuk datang ke Kota Solo sekaligus tampil di SIPA Festival dan IMF. Saya juga berharap penyelenggara festival internasional di manca negara mengenal SIPA Festival dan IMF sehingga nama dua festival internasional bergengsi Kota Solo ini makin dikenal di dunia,” ucap Irawati.
Pada agenda one on one meeting, SIPA Festival dan IMF bertemu dengan sejumlah pelaku seni pertunjukan, yakni Modeun Company dan Chinchin Tango dari Korea Selatan, Insectotròpics dari Spanyol, serta Theatre Haepung dari Korea Selatan.
"Dari pertemuan tersebut, SIPA Festival berencana mengundang Chinchin Tango untuk tampil dalam SIPA Festival 2028. Sementara itu, Theatre Haepung direncanakan hadir dalam IMF 2027," ujarnya.
Kehadiran di BPAM 2026 juga membuka peluang bagi SIPA Festival untuk memperluas jejaring pengiriman seniman Indonesia ke berbagai festival internasional. SIPA Festival telah mendapat tawaran mengirim delegasi Indonesia ke Busan International Dance Festival 2027 dan Festival Musim Semi Bulan Oktober 2027 di Kota Busan.
Melalui partisipasi tersebut, SIPA Festival dan IMF tidak hanya memperkenalkan seni pertunjukan Kota Solo ke dunia internasional, tetapi juga membuka peluang pertukaran dan kolaborasi bagi seniman Indonesia di panggung global. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....