HUT TNI ke-81, Korem 074 Warastratama Gandeng PWI Surakarta Perangi Hoaks

  • 06 Okt 2026 09:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara insan pers dan jajaran Korem 074/Warastratama. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta menyampaikan ucapan selamat sekaligus komitmen untuk terus menjaga sinergitas dan kondusivitas wilayah Solo Raya.

Ucapan selamat serta doa untuk kemajuan TNI tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PWI Surakarta, Sri Hartanto alias Tanto Gondes, kepada Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira.

Mewakili insan pers di Solo Raya, Sri Hartanto mendoakan agar TNI semakin profesional, solid, semakin dekat dengan rakyat, serta senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Atas nama PWI Surakarta, saya mengucapkan selamat HUT ke-81 TNI kepada seluruh keluarga besar TNI, khususnya jajaran Korem 074/Warastratama. Kami berharap hubungan TNI dengan insan pers semakin baik dan semakin terbuka. Pers membutuhkan informasi yang akurat untuk disampaikan kepada masyarakat, sementara TNI juga membutuhkan media sebagai mitra komunikasi publik," kata Ketua PWI Surakarta, Sri Hartanto, Selasa 6 Oktober 2026.

Hartanto yang juga wartawan Suara Merdeka menegaskan bahwa kemitraan strategis yang terjalin antara TNI dan media massa tidak akan menghilangkan fungsi kontrol sosial pers. Menurutnya, insan pers akan tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan verifikasi agar informasi yang disajikan benar, berimbang, serta tidak memicu persoalan baru di tengah masyarakat.

Menanggapi apresiasi tersebut, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira menyampaikan terima kasih mendalam atas perhatian dan kemitraan yang ditunjukkan oleh PWI Surakarta serta seluruh wartawan di wilayah Solo Raya.

"Bagi kami, teman-teman wartawan adalah mitra yang sangat penting dalam menjaga situasi Solo dan sekitarnya agar tetap kondusif. Teman-teman media punya peran sangat strategis karena apa yang disampaikan media bisa membentuk pemahaman masyarakat," kata Kolonel Inf M. Arry Yudistira.

Danrem menekankan pentingnya peran media arus utama dalam membentengi ruang publik dari gempuran penyebaran berita bohong atau hoaks yang marak terjadi di media sosial. Ia menilai, informasi bohong yang belum terverifikasi sangat berpotensi memicu keresahan, mengadu domba, serta merusak persatuan warga.

"Yang tidak kalah penting adalah bersama-sama memerangi hoaks atau berita bohong. Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru memicu keresahan atau memecah persatuan. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, media arus utama harus menjadi rujukan masyarakat dengan menyajikan berita yang sudah diverifikasi," ujar Danrem.

Selain menangkal hoaks, Kolonel Inf M. Arry Yudistira juga mengajak media massa untuk bersama-sama mengawal berbagai program pembangunan pemerintah. Menurutnya, program-program strategis pemerintah yang ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat perlu dipublikasikan dan dikawal pelaksanaannya secara objektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....