Hadapi Pemilu 2029, PDIP Sragen Genjot Pembenahan Administrasi dan Personel Parta

  • 05 Okt 2026 21:27 WIB
  •  Surakarta

rri.co.id, Sragen - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Sragen memperkuat konsolidasi internal dengan melakukan penataan administrasi organisasi dan pendataan kader hingga tingkat akar rumput. Seluruh jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sragen dikumpulkan secara khusus di Kantor DPC PDIP Sragen, Minggu 4 Oktober 2026 sore.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembenahan struktur organisasi sekaligus mempersiapkan administrasi kader yang lebih tertib dalam menghadapi dinamika politik serta Pemilu 2029.

Ketua DPC PDIP Sragen, Untung Wibowo Sukawati, menegaskan bahwa kerapian administrasi merupakan fokus utama sebelum melakukan penataan personel di lapangan. Menurutnya, tertib administrasi sangat dibutuhkan agar struktur partai di setiap tingkatan terdata dengan baik dan akurat.

"Kerapian administrasi dan personel menjadi kunci kemenangan PDIP ke depan. Kerapian administrasi diutamakan, baru kemudian merapikan personelnya," ujar pria yang akrab disapa Bowo tersebut.

Bowo merinci, pendataan tersebut dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat PAC, ranting, hingga anak ranting, dengan estimasi jumlah pengurus dan kader yang didata mencapai hampir 5.000 orang.

Tidak hanya sebatas nama, pendataan kali ini juga mewajibkan kelengkapan informasi yang komprehensif. Setiap data kader harus dilengkapi dengan nomor telepon, alamat atau domisili yang jelas, foto diri, serta Kartu Tanda Anggota (KTA).

"Kami ingin semuanya benar-benar terdata by name dan by address, lengkap dengan nomor telepon serta data pendukung lainnya," kata Bowo.

Ia menambahkan, pembenahan administrasi yang ketat ini sekaligus berfungsi sebagai langkah antisipasi terhadap kebutuhan verifikasi data organisasi di masa mendatang, termasuk guna menghindari potensi data ganda dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Selain validasi manual di daerah, sistem yang diterapkan partai kini juga memungkinkan pengurus pusat untuk memantau langsung berbagai aktivitas organisasi secara real-time.

"DPP bisa melakukan pengecekan secara acak. Di DPP ada Situation Room, semuanya terpantau melalui sistem," ungkap Bowo.

Sistem pemantauan tersebut mencakup berbagai indikator kegiatan strategis partai, mulai dari perkembangan grafik media sosial, progres pelaksanaan kegiatan sosial seperti bakti sosial pengobatan gratis, hingga deteksi dini potensi duplikasi keanggotaan kader.

Melalui konsolidasi menyeluruh ini, DPC PDIP Sragen berharap data PAC, ranting, dan anak ranting dapat tersusun semakin rapi serta mudah diperbarui. Seluruh rangkaian penataan struktur dan administrasi ini dipersiapkan sebagai pondasi kokoh menghadapi kontestasi politik ke depan, dengan tetap berpijak pada tahapan serta ketentuan penyelenggaraan pemilu yang berlaku.

Sebagaimana diketahui, Untung Wibowo Sukawati sebelumnya kembali mendapat amanah dan kepercayaan untuk memimpin kepengurusan DPC PDI Perjuangan Sragen untuk periode masa bakti 2025–2030. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....