Ribuan Warga Gentan Sukoharjo Hadir dalam Sholawatan yang Digelar Kejati Jateng

  • 05 Okt 2026 15:49 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Sukoharjo - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah bersama Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Jawa Tengah menggelar sholawatan di Lapangan desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Minggu 04 Oktober 2026.

Kegiatan yang juga dihadiri Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo dan jajaran Forkopimda tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf, Habib Muhammad Yahya Baragbah, Ustad Kelik, serta Hadrah Az-Zahir.

Selain itu juga hadir Kajati Jateng sekaligus Ketua DPD Aslinmas Jateng, Teguh Subroto, Kepala Kejari se Jawa Tengah serta ribuan warga Desa Gentan dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Teguh Subroto mengatakan kejaksaan tidak hanya memiliki peran dalam penegakan hukum namun juga berupaya menghadirkan hukum yang lebih humanis dengan mendekatkan diri kepada masyarakat.

"Jadi kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi bagaimana kita membawa hukum lebih humanis di tengah masyarakat. Dan salah satu bentuk pendekatan tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Teguh.

Menurut dia, bantuan sebelumnya telah diberikan kepada sejumlah kelompok masyarakat, mulai dari pengemudi ojek online, warga binaan, masyarakat di tempat pembuangan akhir (TPA), hingga penghuni panti asuhan dan anak-anak penyandang disabilitas di SLB serta siswa TK, SD, dan SMP.

"Ini bagian dari upaya kita untuk selalu hadir dan mendekatkan diri kepada masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Teguh Subroto bersama jajaran pejabat Kejati Jateng juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa sembilan unit sepeda motor pengangkut sampah dan dua unit bentor yang diberikan kepada sejumlah pihak dan sembako bagi ratusan anggota Linmas Sukoharjo.

Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang digelar Kejati Jateng bersama Aslinmas Jawa Tengah tersebut dan kegiatan sholawatan tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah, aparat penegak hukum, Linmas, ulama, dan masyarakat.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini. Selain menjadi momentum untuk bersholawat dan bersilaturahmi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, Aslinmas, ulama, dan masyarakat," ujar Eko Sapto.

Dia berharap kegiatan semacam itu dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga hubungan antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, ulama, dan masyarakat semakin kondusif. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....