UMS Tata 28 Pejabat dan Tenaga Kependidikan, Perkuat Tata Kelola dan Organisasi

  • 30 Sep 2026 21:49 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id melakukan penataan kepegawaian yang melibatkan 32 pejabat struktural dan staf tenaga kependidikan di lingkungan kampus.

Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya UMS mengoptimalkan fungsi organisasi, memperkuat tata kelola, serta mendorong lahirnya inovasi dan pengembangan di berbagai unit kerja.

Penataan kepegawaian tersebut mencakup rotasi, mutasi, promosi, hingga penyesuaian jabatan pada sejumlah fakultas, direktorat, dan unit kerja. Kebijakan ini ditandai dengan penerbitan Surat Tugas Rektor Nomor 260/K.ST/R/IX/2026 serta sejumlah keputusan penyesuaian jabatan dengan waktu mulai tugas (TMT) yang berlangsung mulai 1 Oktober dan 1 November 2026.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menjelaskan bahwa rotasi dan penataan jabatan bukan semata-mata perpindahan posisi, melainkan bagian dari strategi organisasi untuk menghadirkan inovasi baru. Menurutnya, pejabat yang ditempatkan di lingkungan kerja baru diharapkan mampu membawa gagasan serta energi baru untuk mendukung transformasi UMS.

“Prinsipnya, Bapak dan Ibu yang dirotasi itu untuk menumbuhkan inovasi baru di tempat yang baru, supaya UMS ini tumbuh dan berkembang. Universitas ini bertransformasi dari inovasi baru yang belum terselesaikan sehingga membutuhkan pejabat yang baru,” ungkapnya saat memberikan arahan di Ruang Sidang BPH Lt.6 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Rabu, 30 September 2026.

Harun menekankan bahwa seluruh civitas yang menjalankan fungsi pelayanan, baik dosen maupun tenaga kependidikan, perlu menempatkan kualitas layanan sebagai perhatian utama. Pelayanan tersebut mencakup mahasiswa, dosen, maupun tamu UMS, sehingga setiap unit diharapkan mampu bekerja secara profesional dan responsif dalam mendukung keberlangsungan institusi.

Selain pelayanan, Harun mengingatkan pentingnya komunikasi yang hangat, sinergi antarsatuan kerja, kekompakan, serta budaya gotong royong. Ia menegaskan bahwa UMS perlu bergerak secara bersama-sama melalui koordinasi yang baik antarfakultas, program studi, direktorat, dan unit kerja agar tidak terjadi disfungsi komunikasi dalam pelaksanaan program maupun pelayanan.

“UMS ini ingin lari jauh berjamaah, bukan ingin lari cepat sendirian. Maka kepada Bapak dan Ibu, mohon bisa sama-sama menjaga kebersamaan, sinergi, dan berjamaah menjadi penting,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMS, Prof. Dr. Sabar Narimo, M.M., M.Pd., menyampaikan bahwa perpindahan tugas perlu dipandang sebagai kebutuhan organisasi sekaligus kesempatan untuk memperluas pengalaman dan wawasan. Menurutnya, karakter lingkungan kerja di perguruan tinggi memiliki dinamika berbeda sehingga setiap pejabat perlu menyesuaikan diri dengan bidang dan unit kerja yang baru.

Sabar juga menekankan pentingnya proses alih tugas yang tertib agar tidak terdapat pekerjaan maupun administrasi yang terputus. Ia meminta pejabat lama dan pejabat baru memanfaatkan masa transisi untuk melakukan serah terima pekerjaan, termasuk memastikan keberadaan dokumen, pekerjaan yang belum selesai, serta administrasi pertanggungjawaban.

“Ini bukan sebagai sebuah hukuman, tetapi ini adalah kebutuhan organisasi. Ini challenge, ini tantangan, ini sesuatu yang baru,” pungkasnya.

Pada kelompok tenaga kependidikan, sebanyak enam staf pengadministrasi dipindahtugaskan antar unit kerja dan fakultas terhitung mulai 1 Oktober 2026. Sementara itu, sembilan posisi Kepala Urusan (Kaur) di tingkat fakultas dan unit kerja mengalami pergeseran posisi serta penyesuaian purna tugas, disertai empat Kaur yang menjalani mutasi struktural pada periode yang sama.

Penataan juga mencakup dua pejabat struktural dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan yang diserahterimakan untuk mengemban tugas sebagai sekretaris serta pada Unit Penjaminan Mutu Program Studi.

Selanjutnya, gelombang mutasi dan promosi pada TMT 1 November 2026 mencakup 11 pejabat struktural tingkat Kepala Seksi (Kasi) dan Kaur di berbagai fakultas dan direktorat. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....