Miss Batik Indonesia 2026 Dorong Batik Jadi Gerakan Budaya Anak Muda
- 30 Sep 2026 16:04 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Miss Batik Indonesia (MBI) 2026 membawa semangat mendorong perempuan muda Indonesia mengambil peran dalam memperkenalkan dan menghidupkan budaya Indonesia. Sebanyak 20 hingga 22 finalis dari berbagai daerah akan mengikuti rangkaian karantina dan Cultural Summit di Kota Surakarta.
Para finalis akan mendapatkan pembekalan mengenai batik dan budaya Indonesia, public speaking, personal development, leadership, modeling, talent presentation, serta table manner. Mereka juga akan mendapatkan pengalaman langsung mengenal ekosistem batik dan budaya Solo.
Ketua Penyelenggara Miss Batik Indonesia Cultural Festival 2026, Sendang Kusumastuti, mengatakan rangkaian tersebut dirancang agar para finalis tidak sekadar mengenakan batik. Para finalis juga diharapkan memahami cerita, filosofi, nilai, dan kehidupan di balik selembar kain batik.
“Kami ingin batik tidak berhenti sebagai warisan yang kita kenang, tetapi menjadi budaya yang terus kita hidupi, kembangkan, dan wariskan dengan cara yang relevan kepada generasi berikutnya,” kata Sendang dalam siaran persnya, Senin 29 September 2026, di KSPH Hotel Solo.
Menurut Sendang, pelestarian budaya bagi MBI bukan berarti membekukan budaya, tetapi memberikan ruang agar budaya tetap hidup, berkembang, dan relevan bagi generasi berikutnya. Karena itu, MBI Cultural Festival 2026 dihadirkan sebagai ruang kolaborasi antara perempuan, budaya, kreativitas, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Selain Cultural Summit, MBI 2026 menghadirkan Cultural Festival sebagai ruang perjumpaan publik yang mempertemukan budaya, fashion, batik, seni pertunjukan, komunitas, dan ekonomi kreatif. Sekitar 30 booth UMKM akan hadir untuk memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, termasuk pengrajin batik dan pelaku kuliner.
Aspek artistik dan visual Grand Final MBI 2026 dipimpin Tyas Santhi Fatmasari, fashion designer di balik label Ariesanthi, yang dipercaya sebagai Lead Project sekaligus Direktur Grand Final Miss Batik Indonesia 2026. Salah satu proses kreatifnya dilakukan melalui perancangan wardrobe para finalis yang melibatkan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS).
“Kami ingin panggung MBI menjadi ruang bagi karya dan gagasan generasi muda untuk tampil. Kolaborasi dengan mahasiswa FSRD UNS mempertemukan pengalaman profesional dengan energi kreatif generasi baru, sehingga batik dapat terus berkembang tanpa kehilangan akar budayanya,” ujar Tyas.
Grand Final Miss Batik Indonesia 2026 akan berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, di Pendapi Ageng, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta. Grand Final menjadi puncak rangkaian kegiatan sekaligus momentum penobatan Miss Batik Indonesia 2026.
Para finalis akan melalui rangkaian penilaian hingga terpilih Top 10, kemudian berlanjut ke Top 3 untuk menentukan Miss Batik Indonesia 2026 dan dua Runner Up. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya MBI menghadirkan ajang pageant yang juga membuka ruang bagi budaya, kreativitas, pariwisata, dan ekonomi kreatif. (SIFA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....