Jelang Perapatan Luhur di Madiun, Polres Wonogiri Perketat Patroli Wilayah
- 30 Sep 2026 09:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Menjelang pelaksanaan Perapatan Luhur di wilayah Madiun, Jawa Timur, Polres Wonogiri memperketat patroli di sejumlah kawasan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.
Patroli ditingkatkan terutama di Kecamatan Purwantoro dan Kecamatan Puhpelem yang berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Timur. Personel gabungan dikerahkan untuk memantau aktivitas masyarakat sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan.
Di Kecamatan Purwantoro, personel Polres Wonogiri bersama Polsek Purwantoro dan Koramil 19 Purwantoro melakukan patroli di kawasan Desa Biting. Wilayah tersebut menjadi salah satu jalur perbatasan Kabupaten Wonogiri dengan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Sementara itu, patroli juga dilakukan di Desa Tengger, Kecamatan Puhpelem. Kawasan tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sehingga turut menjadi perhatian aparat menjelang kegiatan Perapatan Luhur.
Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Iptu Ririn Indrawati, S.H., M.H. mengatakan, peningkatan patroli merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan wilayah.
“Polres Wonogiri meningkatkan patroli dan pemantauan, khususnya di wilayah perbatasan. Hal ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres dalam rilisnya, Senin 28 September 2026.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis dan terus berkoordinasi dengan jajaran TNI serta unsur terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul.
"Petugas tidak menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.
Polres Wonogiri juga mengajak masyarakat ikut menjaga suasana tetap kondusif. Warga diminta menghormati kegiatan masyarakat di wilayah lain serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum dipastikan kebenarannya. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....