Danrem Buka Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Solo

  • 29 Sep 2026 21:00 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Danrem 074/Wrt, Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira membuka Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Pendopo Lokananta, Solo, Minggu 27 September 2026. Turnamen tersebut digelar Kodim 0735/Surakarta bersama PC ORADO Kota Surakarta dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI.

Turnamen diikuti 128 peserta yang terbagi dalam 64 tim. Kegiatan tersebut digelar serentak di 101 kota dan kabupaten se-Indonesia serta tercatat sebagai pemecahan Rekor MURI dengan pelaksanaan dipandu melalui Zoom dari Mabes TNI.

Danrem 074/Wrt mengatakan turnamen tersebut menjadi bentuk kebersamaan sekaligus upaya membangun sinergi antara TNI dan masyarakat melalui olahraga. Menurutnya, permainan domino membutuhkan sejumlah kemampuan yang dapat mendukung aspek olahraga prestasi.

“Olahraga domino sering dipandang sederhana, namun dalam konteks prestasi, domino membutuhkan konsentrasi, ketelitian, kemampuan membaca situasi, pengambilan keputusan, strategi, serta ketahanan mental,” ujarnya.

Danrem mengatakan peringatan HUT ke-81 TNI juga menjadi momentum untuk mengingat nilai disiplin, loyalitas, kerja sama, keteguhan, dan pantang menyerah. Nilai tersebut dinilai relevan dengan pelaksanaan pertandingan domino.

“Menang dan kalah bagian dari pertandingan, tetapi menjaga sportivitas, persaudaraan, dan kehormatan adalah hal yang jauh lebih penting,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua PC ORADO Kota Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, mengatakan ORADO merupakan olahraga yang telah diakui KONI. Turnamen tersebut terbuka bagi masyarakat umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi personel TNI.

Bhanad mengatakan turnamen tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaring atlet berprestasi. Menurutnya, permainan domino membutuhkan ketahanan, strategi, dan ketenangan dalam pertandingan.

Pihaknya berharap domino dapat menjadi cabang olahraga eksibisi pada PON 2028. Pembinaan atlet domino di Surakarta juga diharapkan dapat dilakukan secara rutin setiap tiga bulan.

Adapun hadiah yang disiapkan panitia yakni Rp4 juta untuk juara pertama, Rp3 juta untuk juara kedua, Rp2 juta untuk juara ketiga, dan Rp1 juta untuk juara harapan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial dan perekat hubungan TNI dengan masyarakat. (SIFA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....