Penanganan TPA Putri Cempo Solo Hampir Selesai, Fokus Kelola Gas Metana
- 28 Sep 2026 20:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Penanganan kondisi TPA Putri Cempo Surakarta pascakebakaran disebut hampir selesai. Pemerintah Kota Surakarta kini fokus mengelola gas metana dan menyiapkan metode pengolahan sampah lama untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengatakan Pemkot terus melakukan riset untuk menentukan metode yang tepat dalam mengurai sampah lama sekaligus mengurangi kandungan gas metana di dalam timbunan. Upaya tersebut menjadi fokus penanganan TPA Putri Cempo saat ini.
"Sudah hampir selesai. Cuma kita fokus adalah menggunakan gas metan dan kita sedang mempertimbangkan terus bagaimana pengolahan sampah lama. Ini agar supaya terurai dan berkurang," katanya saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Senin 28 September 2026.
Respati menambahkan, Pemkot tengah menggali berbagai metode dengan melibatkan akademisi. Salah satu opsi yang diharapkan dapat dikembangkan adalah menangkap gas metana agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi, meski pemanfaatannya belum dipastikan.
"Kita mencari informasi akademisi. Intinya banyak metode. Nanti segera kita tentukan untuk metode pengeluaran gas metannya ke depannya," ucapnya.
Pihaknya juga tengah mengantisipasi kondisi timbunan sampah selama musim kemarau dengan melakukan penyiraman secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi timbunan agar tidak terlalu kering.
"Kalau sekarang sih musim kemarau ini kita perlahan kita guyur terus, kita siram terus supaya enggak terlalu kering," ucap Respati.
Terkait Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA), Respati mengatakan operasional fasilitas tersebut sempat berhenti selama kebakaran. Setelah kondisi memungkinkan, operasional kembali berjalan dan Pemkot terus memantau kinerjanya.
Respati menyebut kinerja PLTSA menunjukkan perkembangan yang baik. Namun, evaluasi menyeluruh akan dilakukan pada akhir tahun dengan melihat jumlah sampah yang mampu diolah sebagai salah satu tolok ukur.
"Nanti setelah ini dijalankan lagi, kita lihat optimalisasinya dan kita lihat data terbaru sampah nanti di Kota Solo," kata Respati.
Pemkot Surakarta juga mendapatkan bantuan LSDP untuk mendukung penanganan dan pengelolaan TPA Putri Cempo. Respati mengatakan bantuan tersebut akan dimaksimalkan, termasuk untuk mendukung pembaruan timbangan yang digunakan dalam pengelolaan sampah berbasis data.
Menurut Respati, pengelolaan gas metana menjadi bagian penting dalam mencegah kejadian serupa terulang. Pemkot akan menentukan metode pengelolaan setelah memperoleh hasil kajian dan masukan dari para akademisi. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....