GAPLEK Digitalisasi Presensi Dorong Disiplin Siswa SMP N 1 Baturetno
- 22 Sep 2026 08:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - SMP Negeri 1 Baturetno, Kabupaten Wonogiri, terus mengembangkan transformasi digital di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui penerapan GerbAng Presensi eLEKtronik atau GAPLEK, inovasi presensi siswa berbasis barcode dan QR code pada kartu pelajar.
Penerapan GAPLEK mulai dilakukan pada 2026 untuk menggantikan sistem presensi manual yang membutuhkan waktu dan pengelolaan administrasi lebih panjang. Melalui sistem tersebut, siswa cukup memindai kartu pelajar pada perangkat yang telah disediakan saat tiba di sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Baturetno, Cundoko, S.Pd., M.Pd., mengatakan GAPLEK menjadi bagian dari langkah sekolah menuju pengelolaan pendidikan berbasis teknologi.
“Langkah ini merupakan transformasi menuju sekolah digital yang efektif dan tertib. Dengan presensi digital, proses pencatatan kehadiran menjadi lebih cepat serta mempermudah guru dan pihak sekolah dalam mengelola dan memantau data kehadiran,” kata Cundoko kepada RRI, Selasa 22 September 2026.
Menurutnya, sistem digital tidak hanya mempercepat proses pencatatan kehadiran, tetapi juga membuat data siswa terdokumentasi secara lebih terstruktur. Data tersebut dapat dimanfaatkan guru dan sekolah untuk memantau kehadiran maupun melakukan evaluasi kedisiplinan siswa.
Setiap kartu pelajar telah dilengkapi kode yang berfungsi sebagai identitas digital. Ketika dipindai, sistem secara otomatis mencatat identitas siswa sekaligus waktu kehadirannya.
Penggunaan GAPLEK juga dinilai membantu mempercepat proses kedatangan siswa, terutama saat jam masuk sekolah ketika banyak siswa hadir dalam waktu yang hampir bersamaan. Proses pemindaian dapat dilakukan tanpa harus melakukan pencatatan secara manual.
Bagi siswa, penerapan teknologi tersebut memberikan pengalaman baru dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Kartu pelajar yang sebelumnya berfungsi sebagai identitas kini juga menjadi media pencatatan kehadiran.
"Selain efisiensi administrasi, sistem tersebut turut mendorong pembiasaan disiplin. Waktu kedatangan yang tercatat secara digital dapat menjadi bagian dari pemantauan ketepatan waktu siswa," ujarnya.
Pihak sekolah berharap penerapan GAPLEK dapat terus dikembangkan agar memberikan manfaat lebih luas bagi warga sekolah. Digitalisasi layanan diharapkan mampu mendukung administrasi yang lebih efektif sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang tertib dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
GAPLEK menjadi salah satu bentuk inovasi SMP Negeri 1 Baturetno dalam memanfaatkan teknologi untuk menjawab kebutuhan administratif sehari-hari. Sekolah berupaya memadukan digitalisasi dengan penguatan budaya disiplin sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan pendidikan. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....