Polresta Surakarta Edukasi Pelajar SMKN 6 tentang Penggunaan AI

  • 16 Sep 2026 16:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Polresta Surakarta menyasar kalangan pelajar untuk memberikan edukasi mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Edukasi melalui program Polresta Surakarta Paham AI digelar di SMKN 6 Surakarta, Selasa, 15 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Surakarta meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai perkembangan AI, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari dan dunia pendidikan, serta potensi risiko yang perlu diwaspadai.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kabag SDM Kompol Riyadi Supriyadi mengatakan, perkembangan teknologi AI perlu diimbangi dengan pengetahuan dan sikap bijak dari penggunanya, khususnya pelajar.

“AI merupakan teknologi yang berkembang sangat cepat dan memberikan banyak manfaat. Namun, penggunaannya harus tetap dilakukan secara bijak, aman, etis dan bertanggung jawab,” kata Kompol Riyadi.

Menurutnya, pelajar merupakan salah satu kelompok yang dekat dengan perkembangan teknologi digital. Karena itu, pemahaman mengenai AI penting diberikan agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan mendukung proses belajar.

“Harapannya para siswa tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami batasan-batasannya. Jangan sampai teknologi ini justru digunakan untuk hal-hal yang negatif, seperti menyebarkan informasi yang tidak benar atau melakukan tindakan yang merugikan orang lain,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pelajar juga dikenalkan dengan berbagai pemanfaatan AI untuk menunjang aktivitas pendidikan. AI dapat digunakan sebagai alat bantu mencari referensi, mengembangkan ide, memahami materi pelajaran, hingga mendukung kreativitas siswa.

Meski demikian, Polresta Surakarta mengingatkan agar penggunaan AI tidak menghilangkan proses berpikir kritis dan kreativitas peserta didik. Pelajar tetap diminta melakukan verifikasi terhadap informasi yang diperoleh melalui teknologi AI.

“Gunakan AI sebagai alat bantu untuk belajar dan mengembangkan kreativitas, bukan untuk menggantikan proses berpikir. Tetap lakukan pengecekan dan pastikan informasi yang digunakan benar,” jelasnya.

Program Polresta Surakarta Paham AI diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya literasi digital. Program tersebut sekaligus menjadi upaya membekali generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Polresta Surakarta juga mendorong kolaborasi dengan lingkungan pendidikan agar pemanfaatan teknologi, termasuk AI, dapat diarahkan untuk mendukung generasi muda yang produktif, kreatif, cerdas dan bertanggung jawab. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....