Progres Pemadaman Kebakaran TPA Putri Cempo Hampir Mencapai 100 Persen

  • 15 Sep 2026 10:39 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Memasuki hari ke-12 penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo pada Senin, 14 September 2026, tim gabungan lintas instansi berhasil mencatatkan capaian signifikan.

Berdasarkan pantauan visual dan data lapangan, pemadaman dan pengendalian titik api di seluruh area TPA kini telah hampir mencapai 100 persen. Titik-titik sulit yang sebelumnya tak terjangkau, seperti pada Blok B di lereng timur, saat ini sudah berhasil dikendalikan oleh tim gabungan.

Meskipun demikian, petugas tetap bersiaga di Blok C dan Blok D untuk melakukan teknik penyuntikan (injection) dan pembasahan pada area yang masih berpotensi memunculkan titik asap.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta, Ari Dwi Daryatmo, menyampaikan bahwa tim di lapangan fokus melakukan penyisiran dan pembasahan intensif hingga masa tanggap darurat berakhir.

"Kerja keras, koordinasi, dan sinergi lintas instansi terus membuahkan hasil yang sangat signifikan. Progresnya hampir 100 persen karena secara keseluruhan titik api sudah bisa dikendalikan, termasuk lokasi yang sulit dijangkau di Blok B lereng timur. Hari ini teman-teman melakukan penyisiran dan pembasahan dari Blok B menuju Blok C untuk memastikan proses pendinginan berjalan maksimal," kata Ari Dwi Daryatmo.

Terkait target ke depan hingga berakhirnya masa tanggap darurat, BPBD menegaskan tidak ada pencabutan status lebih awal. Waktu tersisa akan dimaksimalkan untuk proses pendinginan darat secara menyeluruh, mengingat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari udara juga telah dihentikan.

Sebagai langkah penanganan jangka panjang pasca-tanggap darurat, BPBD Kota Surakarta dikatakan Ari Dwi Daryatmo, berencana membuka akses jalan baru ke area terjal serta membangun sumur dalam bantuan BNPB guna mempermudah penanganan jika terjadi potensi kebakaran di masa mendatang.

"Status tanggap darurat tetap sesuai jadwal sampai tanggal 16 karena kita fokus menyelesaikan proses pembasahan darat. Bahan evaluasi ke depan, untuk titik curam di Blok B timur akan dibuka akses jalan baru dengan pendampingan tim Damkar. Selain itu, kita mendapat bantuan pembuatan sumur bor dalam dari BNPB yang akan ditempatkan di antara Blok B dan Blok C untuk mengantisipasi jika muncul titik api baru," katanya menambahkan.

Dengan kondisi pemadaman darat yang telah mengendalikan mayoritas titik api, BPBD Surakarta optimistis lokasi TPA Putri Cempo akan sepenuhnya aman dan dingin saat masa tanggap darurat resmi ditutup. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....