Mahasiswa UNS Latih Warga Buat Lentera Jalan Desa
- 09 Sep 2026 14:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) mendorong peningkatan keselamatan pengguna jalan melalui Program Pelatihan Lentera Jalan Desa di Desa Gemawang, Ngadirojo, Wonogiri. Program tersebut menyasar karang taruna agar mampu membuat sekaligus merawat tiang jalan yang dilengkapi stiker reflektor secara mandiri.
Mahasiswa UNS, Herwindo Husnanto, mengatakan program tersebut dilatarbelakangi kondisi sejumlah ruas jalan desa yang minim penerangan, khususnya akses Dusun Pucuk menuju Dusun Ceper. Kondisi itu dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan pada malam hari.
"Program ini tidak hanya membuat tiang jalan, tetapi juga memberikan keterampilan kepada masyarakat agar dapat membuat dan merawatnya secara mandiri," ujarnya.
Menurut Herwindo, pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni sosialisasi, pelatihan teknis, dan implementasi. Sosialisasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pentingnya penanda jalan reflektif sebagai langkah preventif dalam mengurangi risiko kecelakaan.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pelatihan teknis mulai dari pemilihan bahan, pemotongan tiang, hingga pemasangan stiker reflektor. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan praktik langsung agar keterampilan tersebut lebih mudah dipahami dan diterapkan masyarakat.
"Antusiasme masyarakat, khususnya karang taruna, menjadi salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan program ini," ucapnya.
Setelah pelatihan, tiang jalan reflektor dipasang pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan tambahan penanda keselamatan. Penentuan lokasi dilakukan bersama masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi jalan, tingkat pencahayaan, serta potensi kerawanan kecelakaan.
Herwindo mengatakan program tersebut juga menghadapi kendala, terutama karena sebagian peserta belum memiliki pengalaman teknis dalam pekerjaan pertukangan. Karena itu, mahasiswa memberikan pendampingan lebih intensif selama proses praktik dan perakitan.
Selain menghasilkan sarana keselamatan jalan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pemuda desa. Karang taruna yang telah mendapatkan pelatihan nantinya dapat menjadi penggerak untuk memperluas pemasangan tiang reflektor di dusun lain.
"Ke depan, masyarakat yang sudah mendapatkan pelatihan diharapkan mampu mereplikasi kegiatan ini secara mandiri di wilayah lainnya," katanya.
Untuk menjaga keberlanjutan program, pemerintah desa didorong mengalokasikan anggaran, termasuk melalui Dana Desa, guna memperluas pemasangan tiang reflektor. Pemeriksaan dan pemeliharaan berkala juga diperlukan agar material dan stiker reflektor tetap berfungsi dengan baik. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....