Ringankan Beban Dampak Kemarau, Garda Muda Bersinar Kirim Bantuan Air Bersih

  • 09 Sep 2026 10:46 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Organisasi Garda Muda Bersinar (GMB) Klaten melakukan pengiriman bantuan air bersih untuk warga Desa Tegalmulyo Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten. Bantuan diberikan mengingat Desa Tegalmulyo cukup terdampak musim kemarau sehingga masyarakat setempat mengalami persoalan air bersih.

Koordinator kegiatan Dian Mardastiya kepada wartawan mengatakan bantuan air bersih yang diberikan sebanyak 10 tengki atau kurang lebih 70 ribu liter. Tujuannya untuk meringankan beban masyarakat khususnya warga Desa Tegalmulyo yang saat ini mengalami kekurangan air bersih dampak musim kemarau.

"Garuda Muda Bersinar membagikan air bersih kepada warga Desa Tegalmulyo. Air bersih yang kami salurkan sepuluh tengki kapasita 70 ribu liter. Warga Desa Tegalmulyo dengan musim kemarau ini mengalami kesulitan air bersih," kata Dian Mardastiya, Selasa 8 September 2026.

Harapannya melalui bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat dari dampak kekeringan. Sehingga mereka dapat menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Tegalmulyo Sutarno kepada wartawan menjelaskan persoalan air bersih sudah dialami warga di lereng merapi tersebut kurang lebih dalam tiga bulan terakhir. Bagi warga yang mempunyai uang dapat membeli air, namun bagi yang tidak mampu harus bergantung dari bantuan dari pemerintah Kabupaten Klaten atau BPBD ataupun dari pihak lain (s).wasta.

"Warga Desa Tegalmulyo sudah tiga bulan ini mengalami kesulitan air bersih. Bagi yang mampu ya membeli dan yang tidak hanya mengandalkan bantuan. Harga air 350 ribu per tengki," kata Sutarno.

Ia juga mengatakan kondisi kekurangan air bersih dialami sebagian besar warga Desa Tegalmulyo. Diperkirakan jumlah warga yang mengalami kekurangan air bersih kurang lebih 800 kepala keluarga (KK).

Salah seorang warga Jumini merasa gembira mendapatkan bantuan air bersih tersebut. Setiap harinya minimal tiga jerigen air bersih baik untuk masak , mandi dan mencuci.

"Terimakasih. Sangat bermanfaat bagi kami untuk mandi, masak dan mencuci," katanya. Jumini juga mengaku kesulitan air bersih yang dialami warga sudah tiga bulan. (Adam Sutanto).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....