Acara Svaranusa Kelima di Boyolali Sukses Digelar Meriah

  • 08 Sep 2026 09:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Gelaran musik dan festival budaya Svaranusa kelima resmi digelar meriah di Alun-Alun Kidul Kabupaten Boyolali pada Sabtu, 5 September 2026. Pagelaran yang memadukan musik keroncong orkestra modern dengan berbagai potensi seni daerah tersebut berhasil menyedot antusiasme puluhan ribu pengunjung.

Acara ini semakin semarak dengan penampilan deretan musisi ternama tanah air, mulai dari musisi reggae Dhyo Haw, penyanyi pop-folk Fanny Soegi, hingga penyanyi campursari Ndarboy Genk. Kehadiran para bintang tamu tersebut berkolaborasi apik dengan alunan musik keroncong, membuktikan fleksibilitas musik tradisional di era modern.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra yang hadir dalam acara, menegaskan bahwa pemilihan Boyolali sebagai lokasi penyelenggaraan Svaranusa kelima sangat tepat mengingat besarnya potensi kebudayaan lokal yang dimiliki wilayah tersebut.

"Keroncong ini biar tetap lestari, karena keroncong ternyata bisa mengikuti zaman. Kami sudah membuktikan bahwa di berbagai tempat keroncong ternyata bisa dieksplor dari berbagai latar belakang dan seperti yang teman-teman lihat, keroncong Svaranusa dengan orkestranya luar biasa ternyata menyedot penonton yang luar biasa," kata Ahmad Mahendra.

Selain itu, pihak Kementerian juga berkomitmen untuk terus mendukung penguatan ekosistem kebudayaan lokal di Boyolali, termasuk rencana memperkuat festival seni daerah serta merevitalisasi museum.

"Boyolali harus mulai menggeliat. Kita juga tahu Merbabu Art Festival dan sebagainya, dan insyaallah tahun depan akan kami perkuat biar seperti Jazz Bromo sehingga menjadi agenda tetap pariwisatanya. Semoga ini memperkuat kemajuan kebudayaan di Boyolali," katanya menambahkan.

Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyambut hangat kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Dirinya menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya Svaranusa kelima di wilayahnya, di mana keroncong telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas warga setempat.

"Menjadi tuan rumah ini tentunya kita sangat bersyukur sekali dan ucapan terima kasih kepada kementerian terkait dan juga teman-teman semuanya. Keroncong ini menjadi salah satu kesenian dari Kabupaten Boyolali yang sudah menjadi jati diri ataupun kesenian yang benar-benar melekat dengan warga Boyolali," ucap Agus Irawan.

Bupati Agus Irawan juga menyoroti tingginya minat generasi muda yang memadati area Alun-Alun Kidul Boyolali, sekaligus mengonfirmasi langkah koordinasi terkait rencana revitalisasi museum daerah.

"Harapannya ke depan keroncong semakin diminati anak-anak muda, terbukti pada malam hari ini anak-anak muda banyak yang hadir dan antusiasnya sangat luar biasa. Mengenai museum, tentunya kita sudah koordinasi dengan Kementerian, pengajuan dan tahapan-tahapannya kita lalui semuanya, semoga terealisasi sehingga museum kita menjadi pusat pembelajaran anak-anak muda," ucapnya menambahkan.

Melalui kesuksesan gelaran Svaranusa kelima ini, Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Pusat, berharap kesenian keroncong beserta potensi budaya Boyolali seperti seni tari dan wayang dapat terus terangkat hingga makin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....