Kucurkan Rp3,2 Miliar, Pemkot Solo Kebut Bangun Dua PAUD Negeri

  • 07 Sep 2026 21:46 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta resmi memulai proyek pembangunan dua gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) negeri yang memanfaatkan lahan eks sekolah dasar.

Proyek senilai Rp3,2 miliar dari bantuan pemerintah pusat ini ditandai dengan peletakan batu pertama di PAUD Negeri Nusa Bangsa eks SDN Kemasan 1, Kratonan dan PAUD Negeri Indonesia Jaya eks SDN Baturono, Joyosuran, Senin, 7 September 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, memaparkan pendirian sekolah bersistem swakelola ini merupakan respons cepat atas rendahnya angka partisipasi anak prasekolah yang masih tertahan di rata-rata 58 persen.

Kondisi tersebut diperparah dengan terbatasnya daya tampung fasilitas pendidikan usia dini milik pemerintah yang saat ini baru berjumlah tujuh PAUD negeri dan tersebar tidak merata, termasuk kekosongan fasilitas di Kecamatan Pasar Kliwon.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut sekaligus mengamankan aset pemerintah yang mangkrak, pihaknya langsung menyusun kelengkapan usulan ketika program bantuan unit sekolah baru dari pusat dibuka.

"Anak usia tiga sampai enam tahun itu berada pada masa perkembangan otak yang perlu stimulan nutrisi maupun pendidikan agar memiliki pembiasaan menjelang sekolah formal di SD. Maka layanan PAUD ini harus menyentuh anak-anak yang memang menjadi prioritas wajib belajar," kata Dwi.

Pada awalnya, Pemkot Surakarta berencana mengusulkan tiga lokasi, namun eks SDN Pajang 4 terpaksa dibatalkan karena lahan tersebut telah dipersiapkan untuk pembangunan kantor kelurahan apabila terjadi pemekaran wilayah.

Selain berhasil menyelamatkan aset bangunan yang tidak termanfaatkan, kedua fasilitas pendidikan yang ditargetkan rampung dalam tiga bulan ini akan dilengkapi alat permainan edukatif terpadu, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Inovasi percepatan pemerataan layanan pendidikan prasekolah tersebut langsung mendapat apresiasi tinggi dari Bunda PAUD Kota Surakarta, Venessa Winastesia, sebagai wujud nyata dukungan daerah.

Menurutnya, langkah cepat ini merupakan dukungan nyata terhadap program wajib belajar tiga belas tahun.

"Dengan adanya penambahan dua PAUD negeri yang baru ini, nanti saya berharap bisa seratus persen anak-anak usia dini di Kota Surakarta bisa mendapatkan pendidikan PAUD yang layak dan berkualitas," ujar Venessa.

Ekspansi keberadaan fasilitas milik pemerintah ini kedepannya akan terus disinergikan dengan berbagai program bantuan insentif pendidikan daerah lainnya.

Salah satunya adalah penerapan kebijakan subsidi SPP gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang menempuh pendidikan di PAUD swasta, agar target pelaksanaan wajib belajar 13 tahun dapat berjalan sukses. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....