Api Masih Berkobar di Blok C TPA Putri Cempo, Akses Jadi Kendala
- 03 Sep 2026 21:50 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kebakaran di Tempat Pebuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kota Surakarta, telah melanda Blok B, C, dan D, sementara Blok A masih aman. Hingga Kamis 3 September 2026, api di Blok B dan D telah berhasil dikendalikan, sedangkan pemadaman di Blok C masih terkendala sulitnya akses menuju lokasi kebakaran.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta, Herwin Tri Nugroho, mengatakan petugas masih membutuhkan waktu untuk menangani kebakaran di Blok C. Lokasi titik api yang sulit dijangkau membuat mobil pemadam kesulitan melakukan penanganan.
“Dengan saat ini, Blok B, C, dan D sudah kena untuk apinya. Tapi memang di Blok B sudah bisa dikendalikan, Blok D juga sudah dikendalikan. Tinggal Blok C ini karena akses menuju lokasi ini sulit dijangkau oleh tim pemadam. Memang masih butuh waktu untuk menyelesaikannya,” kata Herwin.
Menurut Herwin, Blok A TPA Putri Cempo masih dalam kondisi aman. Kebakaran yang melanda sejumlah blok tersebut juga menimbulkan dampak berupa asap yang dikeluhkan warga di sekitar kawasan TPA.
“Asap yang dari kemarin juga dikeluhkan warga di sisi utara TPA Putri Cempo karena asapnya mengikuti arah angin. Sekarang menuju ke sisi selatan,” ucapnya.
Pemerintah Kota Surakarta telah berkoordinasi dengan ketua RT dan RW untuk mengantisipasi dampak kebakaran terhadap warga. Lurah dan camat juga telah menyiapkan lokasi apabila sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
Herwin mengatakan upaya penanganan kebakaran terus dikoordinasikan bersama BPBD Kota Surakarta dan sejumlah pihak terkait. Salah satu opsi yang sedang diupayakan adalah pemadaman dari udara untuk menjangkau area yang tidak dapat dilalui mobil pemadam kebakaran.
“Termasuk BPBD tadi juga sudah komunikasi dengan BNPB, Pak Wali juga sudah komunikasi dengan Pak Kapolresta dan Pak Danrem. Ini sedang diupayakan agar area-area yang belum bisa dijangkau oleh mobil pemadam bisa dilakukan penanganan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penggunaan pesawat atau helikopter menjadi salah satu kemungkinan untuk mendukung pemadaman dari udara. Metode water bombing dipertimbangkan untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat.
Petugas gabungan masih berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke area lain. Pemerintah Kota Surakarta juga terus memantau dampak asap dan menyiapkan langkah penanganan bagi warga yang berada di sekitar TPA Putri Cempo. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....