Delegasi FEB UMS Hadiri ICBS 2026 Vietnam, Perkuat Jejaring Akademik

  • 01 Sep 2026 20:06 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi dalam International Conference on Business Sustainability (ICBS) 2026 yang diselenggarakan pada 27-28 Agustus 2026 di University of Economics Ho Chi Minh City (UEH), Vietnam.

Kehadiran delegasi FEB UMS menjadi bagian dari upaya fakultas untuk memperkuat eksposur akademik internasional, memperluas wawasan riset, membangun jejaring global, serta membuka peluang kolaborasi dengan akademisi dan institusi dari berbagai negara.

ICBS 2026 merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan oleh UEH College of Business bersama Institute of Business Research, University of Economics Ho Chi Minh City. Konferensi tahun ini mengangkat tema “Sustainable Value Creation in an AI-Driven Business Landscape”, yang menyoroti bagaimana kecerdasan buatan dan transformasi digital semakin memengaruhi sistem bisnis dan keuangan dalam konteks pembangunan berkelanjutan.

ICBS 2026 sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan akademik dalam momentum 50 tahun University of Economics Ho Chi Minh City dan diselenggarakan sebagai salah satu forum internasional untuk memperkuat pertukaran pengetahuan serta kolaborasi lintas negara.

Konferensi ini dirancang sebagai forum internasional bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk bertukar pengetahuan, hasil riset, serta perspektif praktis mengenai keberlanjutan bisnis.

Pembahasan dalam ICBS 2026 mencakup lima kelompok utama, yaitu Sustainable Business, ESG, and Governance; Digital Transformation, AI, and Data Analytics; Finance, Risk, and Financial Systems; Innovation, Strategy, and Consumer Experience; serta Industry Applications and Sectoral Transformation.

Keterlibatan delegasi FEB UMS dalam konferensi tersebut menjadi bagian dari langkah fakultas dalam memperluas eksposur internasional civitas academica.

Partisipasi dalam ICBS 2026 memberikan kesempatan bagi delegasi untuk mengikuti perkembangan mutakhir dalam riset bisnis, manajemen, keuangan, pemasaran, inovasi, sustainability, serta pemanfaatan artificial intelligence dalam menciptakan nilai bisnis yang berkelanjutan.

Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, menegaskan bahwa partisipasi FEB UMS dalam ICBS 2026 diharapkan memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan fakultas.

Menurutnya, keikutsertaan dalam konferensi internasional tidak semata-mata ditujukan untuk menghadiri forum ilmiah, tetapi juga untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas dan relevansi penelitian dosen, membuka peluang publikasi serta riset kolaboratif, dan membangun hubungan dengan perguruan tinggi maupun akademisi internasional.

“Kami berharap keikutsertaan FEB UMS dalam kegiatan internasional seperti ICBS 2026 dapat memberikan pengalaman dan perspektif baru bagi pengembangan fakultas. Jejaring yang terbentuk perlu ditindaklanjuti menjadi kegiatan yang konkret, baik dalam bentuk joint research, international publication, visiting lecturer, student mobility, maupun bentuk kolaborasi akademik lainnya yang memberikan manfaat bagi dosen dan mahasiswa FEB UMS,” ujar Muzakar Isa, Selasa 01 September 2026.

Nuansa internasional ICBS 2026 semakin kuat dengan kehadiran sejumlah akademisi terkemuka dari berbagai negara sebagai keynote speaker dan invited speakers.

Di antaranya Prof. Dimitrios Buhalis dari Bournemouth University, Inggris; Prof. John Cotter dari University College Dublin, Irlandia; Prof. Andrew Griffiths dari The University of Queensland, Australia; Prof. Abhijit Sharma dari Huddersfield Business School, Inggris; Assoc. Prof. Emmanuel Mogaji dari Keele Business School, Inggris; serta Assoc. Prof. Liem Viet Ngo dari University of New South Wales, Australia.

Konferensi ini juga mempertemukan ilmuwan, peneliti, praktisi, perwakilan universitas dan lembaga riset, dosen, mahasiswa pascasarjana, serta delegasi internasional dari berbagai institusi dan negara. Keragaman latar belakang peserta tersebut menjadikan ICBS 2026 sebagai ruang pertukaran perspektif yang kuat mengenai masa depan bisnis, artificial intelligence, dan sustainability.

Menurut Muzakar Isa, partisipasi dalam forum tersebut juga menjadi kesempatan bagi delegasi FEB UMS untuk membangun komunikasi dengan akademisi dan institusi dari berbagai negara. Interaksi selama konferensi diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan joint research, international publication, visiting professor, guest lecture, academic mobility, international research group, student exchange, serta berbagai bentuk kerja sama internasional lainnya yang relevan dengan pengembangan FEB UMS.

Selain konferensi utama, rangkaian ICBS 2026 juga menghadirkan kegiatan akademik pendukung. UEH antara lain menyelenggarakan Pre-Conference Workshop “Publishing in Tourism Review and Avoiding Desk Rejections” bersama Prof. Dimitrios Buhalis, yang membahas strategi publikasi di jurnal internasional berkualitas serta pemahaman terhadap proses editorial dan peer review.

Keikutsertaan FEB UMS dalam ICBS 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya fakultas untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan, penelitian, dan jejaring akademik. Forum internasional seperti ICBS tidak hanya menjadi ruang diseminasi dan pertukaran gagasan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi FEB UMS untuk melakukan benchmarking terhadap perkembangan riset, pendidikan, kolaborasi akademik, serta isu-isu bisnis kontemporer di tingkat global.

Muzakar Isa juga berharap pengalaman, gagasan, dan jejaring yang diperoleh selama kegiatan di Vietnam dapat dibawa kembali ke FEB UMS untuk memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, pengembangan kurikulum, serta program internasionalisasi fakultas. Dengan demikian, partisipasi dalam forum internasional dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas akademik dan penguatan posisi FEB UMS dalam jejaring pendidikan tinggi global.

“Melalui kehadiran delegasi di Vietnam, FEB UMS diharapkan semakin aktif mengambil peran dalam diskursus internasional mengenai sustainability, digital transformation, artificial intelligence, ESG, innovation, dan future business, sekaligus membawa pengalaman dan jejaring yang diperoleh untuk memperkuat pengembangan akademik, penelitian, dan kerja sama internasional di lingkungan FEB UMS,” pesan Muzakar Isa. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....