Gubernur BI Baru, BI Solo Optimistis Sinergi Pemerintah Makin Kuat
- 01 Sep 2026 12:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, berharap kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia yang baru dapat semakin memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Kementerian Keuangan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Harapan itu disampaikan Dwiyanto saat ditemui di usai kegiatan Gema Syiar Ekonomi Syariah dan Pesantren (Syekaten) 2026 di Solo Square, Minggu 30 Agustus 2026. Menurutnya, Bank Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah pergantian kepemimpinan.
Dwiyanto mengatakan penguatan koordinasi antarlembaga menjadi salah satu hal penting untuk menjaga pergerakan ekonomi. Sinergi yang lebih produktif diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian.
“Tentu saja gubernur yang baru ini, kita tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas sistem keuangan kita. Kita berkolaborasi dengan lebih baik lagi dengan Kementerian Keuangan, dengan pemerintah, dengan pemerintah daerah,” katanya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga kebijakan yang dijalankan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar perekonomian dapat bergerak lebih cepat.
“Harapannya sinergi itu akan terjalin dengan lebih baik, dengan lebih produktif sehingga ekonomi kita bisa bergerak lebih kencang lagi,” ujarnya.
Dwiyanto juga menilai respons pasar terhadap jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia masih menunjukkan sinyal positif. Hal itu, menurutnya, terlihat dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan dan nilai tukar rupiah.
“Indeks Harga Saham Gabungan menguat, rupiah juga menguat. Jadi ini suatu keyakinan dari kita bahwa jajaran Dewan Gubernur, baik gubernur, anggota Dewan Gubernur senior maupun anggota Dewan Gubernur ini disambut baik oleh pasar,” ucapnya.
Menurutnya, dukungan dan kepercayaan pasar diharapkan dapat menjadi modal bagi Bank Indonesia dalam menjalankan kebijakan ke depan. Kondisi tersebut juga diharapkan mampu mendukung perbaikan perekonomian nasional. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....