SD UMS Global Citizen Buka SPMB 2027/2028, Kelas Terbatas, Lebih Intensif

  • 26 Agt 2026 18:57 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta - SD UMS Global Citizen resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 dengan mengusung tema “Shaping Young Learners for Global Impact”.

Peluncuran tersebut menjadi langkah strategis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id dalam memperluas akses pendidikan dasar berkualitas yang memadukan penguatan karakter, kompetensi akademik, dan wawasan internasional bagi generasi muda.

Launching SPMB 2027/2028 yang berlangsung di SD UMS Global Citizen, Kartasura, pada Rabu, (26/8/2026), menjadi penanda dimulainya penjaringan calon murid untuk tahun ajaran berikutnya.

Program tersebut sekaligus memperkenalkan SD UMS Global Citizen kepada masyarakat sebagai salah satu model pendidikan dasar yang dikembangkan UMS melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai laboratorium pendidikan.

Wakil Rektor IV UMS Bidang Manajemen Sistem Informasi, Manajemen SDM, dan Organisasi, Prof. Dr. dr. Em Sutrisna, M.Kes., menyampaikan bahwa keberadaan SD UMS Global Citizen menjadi bagian penting dari pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Kartasura. Sekolah tersebut diharapkan menjadi model pendidikan dasar yang memiliki keunggulan tersendiri dengan orientasi internasional.

Em menegaskan bahwa pengembangan sekolah tidak semata-mata mengejar jumlah murid, tetapi mengutamakan kualitas. Menurutnya, penguatan kualitas pada tahap awal menjadi fondasi penting agar SD UMS Global Citizen mampu memberikan pengalaman pendidikan yang optimal bagi peserta didik.

“Kualitas dulu baru kuantitas,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat untuk bersama-sama mengenalkan SD UMS Global Citizen sebagai bagian dari ikhtiar membangun pendidikan dasar yang unggul di Kartasura.

Dalam pengembangannya, lanjut Em Sutrisna, SD UMS Global Citizen diarahkan tidak hanya menghadirkan pembelajaran akademik, tetapi juga membangun keterampilan dasar yang kuat.

Em menilai kemampuan dasar anak tetap penting di tengah perkembangan teknologi, sehingga penggunaan teknologi perlu ditempatkan secara tepat agar tidak menghilangkan proses pembelajaran fundamental yang diperlukan anak pada usia sekolah dasar.

“Selain kemampuan akademik, sekolah juga diarahkan untuk membangun cita-cita dan orientasi masa depan peserta didik,” tegasnya.

Kepala SD UMS Global Citizen, Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., menjelaskan bahwa SPMB 2027/2028 mendapatkan antusiasme dari calon orang tua murid.

Dia menyebut telah terdapat delapan anak yang secara resmi melakukan pendaftaran untuk Tahun Ajaran 2027/2028, sementara minat untuk tahun-tahun berikutnya juga mulai muncul dari masyarakat.

“Untuk menjaga efektivitas pembelajaran, SD UMS Global Citizen merancang jumlah murid dalam satu kelas sebanyak 20 anak,” kata Nasrul.

Dengan dukungan dua guru dalam satu kelas, lanjutnya, pola tersebut diharapkan mampu menciptakan pendampingan yang lebih intensif terhadap perkembangan akademik maupun karakter setiap peserta didik. Sekolah juga menyiapkan sarana dan prasarana untuk pengembangan rombongan belajar secara bertahap.

Nasrul menambahkan, program prioritas sekolah ke depan mencakup penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, pengembangan sains dan teknologi melalui berpikir komputasional, pembiasaan ibadah, serta penguatan karakter Muhammadiyah.

“Seluruh proses tersebut akan melibatkan orang tua melalui forum parent meeting agar pendidikan anak dapat dikembangkan secara kolaboratif antara sekolah dan keluarga,” pungkas Kepala Sekolah.

Melalui pembukaan SPMB 2027/2028 ini, SD UMS Global Citizen menegaskan komitmennya menjadi mitra pendidikan bagi orang tua dalam membentuk generasi pembelajar yang berkarakter dan siap memberikan dampak positif di tingkat global. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....