PSI Tegaskan Tak Akan Terima Budi Arie sebagai Anggota
- 26 Agt 2026 17:44 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan tidak akan menerima Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, apabila mendaftarkan diri sebagai anggota partai tersebut.
Ketua DPP PSI, Dedek Prayudi, mengatakan keanggotaan partai tidak hanya berkaitan dengan persoalan administratif. Menurutnya, kesesuaian nilai dan rekam jejak juga menjadi pertimbangan dalam penerimaan anggota.
“Keanggotaan partai bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut kesesuaian nilai dan rekam jejak. Mempertimbangkan dua hal tersebut, pasti tempat Budi Arie bukan di PSI,” kata Dedek dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 Agustus 2026.
Dedek mencontohkan adanya perbedaan pandangan mengenai wacana pergantian pemerintahan di tengah masa jabatan yang sebelumnya disinggung Budi Arie. PSI, kata dia, secara tegas menolak gagasan tersebut.
Menurut Dedek, presiden yang telah dipilih melalui proses demokratis harus diberi kesempatan untuk menjalankan pemerintahan hingga akhir masa jabatan.
“Presiden yang telah dipilih melalui proses demokratis harus diberikan kesempatan hingga akhir masa jabatan. Pernyataan Budi Arie soal kemungkinan pergantian pemerintahan di tengah jalan adalah buah pikiran orang kurang kerjaan dan tidak sesuai pendirian dasar PSI,” ujarnya.
Dedek menegaskan, perbedaan pandangan dalam persoalan mendasar menjadi alasan PSI tidak membuka ruang bagi Budi Arie untuk bergabung.
“Kalau ada perbedaan dalam hal mendasar, ya gak usah gabung,” katanya.
Ia menambahkan, DPP PSI juga telah meminta pandangan pengurus partai di tingkat wilayah hingga kecamatan. Hasilnya, para pengurus DPW, DPD, dan DPC disebut sepakat menolak apabila Budi Arie ingin menjadi anggota PSI.
“Para pengurus tidak ingin PSI menjadi tempat persinggahan petualang politik yang mengincar panggung kekuasaan secara oportunistik,” ucap Dedek. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....