Mahasiswa UPN Ciptakan MOMSIE untuk Dampingi Ibu Hamil
- 25 Agt 2026 05:14 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Yogakarta - Kepedulian terhadap keselamatan ibu hamil mendorong mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi MOMSIE. Platform tersebut dirancang untuk memperkuat edukasi dan pendampingan calon ibu sejak awal kehamilan hingga masa perawatan bayi baru lahir.
Inovasi ini dipimpin Yosa Wulandari, mahasiswa Manajemen UPN Veteran Yogyakarta, bersama Berliana Putri Murdiasari, Mahda Nur Auliya, Yusuf Adi Setiawan, dan Arvin Demas Neryama. Pengembangannya mendapat pendampingan dari dosen Siti Khusnul Rifani, S.E., M.S.M.
Yosa mengatakan, MOMSIE berangkat dari persoalan masih terbatasnya pengetahuan sebagian ibu hamil mengenai perawatan kehamilan dan persiapan persalinan.
"Masalah utamanya adalah data yang menunjukkan setiap harinya ada ratusan ribu wanita hamil yang meninggal dunia," ujar Yosa Wulandari dalam rilisnya Senin 24 Agustus 2026.
Menurutnya, minimnya pemahaman mengenai tahapan kehamilan menjadi salah satu persoalan yang ingin dijawab melalui aplikasi tersebut.
MOMSIE menawarkan layanan pendampingan berbasis doula profesional yang dapat diakses secara langsung melalui aplikasi. Pengguna dapat memperoleh konsultasi melalui fitur chat, mengikuti kelas edukasi prenatal dan yoga hamil, serta memilih paket pendampingan menyeluruh.
Pendampingan tersebut mencakup masa kehamilan, persalinan hingga perawatan bayi baru lahir. Dengan konsep itu, MOMSIE tidak hanya menempatkan teknologi sebagai sarana informasi, tetapi juga sebagai penghubung antara calon ibu dan pendamping profesional.
Pengembangan MOMSIE sendiri telah dimulai sejak 2024 oleh alumni UPN Veteran Yogyakarta, Wahyu Vance Velly Brian M. Saat itu, pengembangan masih berupa prototype hingga kemudian berkembang menjadi bentuk awal aplikasi.
Yosa menjelaskan, pengembangan sempat terhenti pada 2025 karena persoalan perpanjangan lisensi aplikasi di Play Store dan App Store. Pengembangan kemudian kembali dilanjutkan pada 2026 setelah tim memperoleh dukungan pendanaan.
"Sebagai informasi, pada 2025 aplikasi sempat tidak dilanjutkan karena untuk masuk Play Store atau App Store perlu renewal langganan. Baru dilanjutkan lagi di tahun 2026," katanya.
Ia menambahkan, tim MOMSIE memperoleh pendanaan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) pada 2024 dan 2026.
Tantangan terbesar dalam pengembangan aplikasi bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga memastikan setiap konten dan layanan mampu menjawab kebutuhan calon ibu secara menyeluruh. Materi yang disiapkan mencakup pemantauan kondisi janin, kesiapan mental menghadapi persalinan hingga perawatan setelah melahirkan.
Sementara itu, dosen pendamping MOMSIE, Siti Khusnul Rifani, menilai inovasi tersebut menjadi contoh pemanfaatan hasil pembelajaran di perguruan tinggi untuk menjawab persoalan masyarakat.
"Inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa seperti MOMSIE ini menunjukkan bagaimana ruang kuliah dapat melahirkan solusi nyata bagi masalah kesehatan masyarakat," ucap Siti.
Ia mengatakan, pendampingan terhadap tim tidak berhenti pada pengembangan ide bisnis. Aspek keamanan layanan, kelengkapan fitur dan keberlanjutan manfaat juga menjadi perhatian.
"Kami mendorong MOMSIE agar memiliki daya saing tinggi," katanya.
Menurut Siti, integrasi fitur edukasi dan pendampingan penuh berpotensi menjadikan MOMSIE sebagai ekosistem digital yang dapat dipercaya oleh ibu hamil.
Pengalaman mengembangkan MOMSIE juga memberi pelajaran bahwa inovasi teknologi di bidang kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan kecanggihan sistem. Pendekatan humanis melalui edukasi terstruktur dan dukungan emosional menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan calon ibu menghadapi kehamilan dan persalinan.
Selain itu, pengalaman menghadapi persoalan lisensi aplikasi dan pendanaan menjadi bagian dari pembelajaran tim dalam membangun ketahanan operasional. Strategi tersebut dinilai penting agar gagasan mahasiswa tidak berhenti sebagai konsep akademis, tetapi dapat berkembang menjadi produk digital yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....