Anniversary ke-26 BBMC Central Java Angkat Budaya dan Kepedulian Sosial

  • 23 Agt 2026 03:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Central Java menggelar peringatan hari jadi ke-26 di Taman Sriwedari, Surakarta, Sabtu 22 Agustus 2026, dengan mengusung semangat “Nyawiji Dadi Siji”. Kegiatan tersebut memadukan persaudaraan komunitas, kegiatan sosial, pelibatan UMKM, serta seni dan budaya.

Vice President BBMC Central Java, Agung Yudanto, mengatakan anniversary ke-26 tidak sekadar menjadi ajang berkumpul para anggota. Sejumlah kegiatan sosial digelar, mulai dari bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pelibatan pelaku UMKM.

"Untuk anniversary BBMC Central Java, ini yang ke-26 tahun ini kita selenggarakan tidak hanya acara kumpul-kumpul saja, tapi ada acara bakti sosial, ada acara pemeriksaan gratis. Kita juga mengakomodir UMKM," katanya.

Peserta yang hadir mencapai sekitar 400 hingga 500 motor dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Lombok, dan Bali. Sebagian peserta bahkan menempuh perjalanan selama tiga hingga empat hari untuk menuju Solo.

Pemilihan Solo sebagai lokasi anniversary mempertimbangkan posisi kota yang berada di antara wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur. Selain kegiatan komunitas, BBMC menghadirkan Reog Ponorogo sebagai bagian dari upaya mengangkat dan melestarikan seni budaya.

Suasana peringatan hari jadi ke-26 Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Central Java di Taman Sriwedari, Kota Surakarta. (Foto: RRI/Reza)

Agung juga memperlihatkan vest atau rompi salah satu pelaku sejarah yang menjadi bagian dari sejarah perjalanan BBMC, termasuk Kartu Tanda Anggota (KTA) BBMC tahun 1999. Sejumlah tokoh yang ditampilkan dalam bagian sejarah tersebut merupakan pelaku awal perkembangan BBMC Central Java.

Menurut Agung, perjalanan komunitas harus terus dijaga dengan menghargai para pendahulu dan senior yang telah membangun BBMC. Nilai persaudaraan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan komunitas hingga memasuki usia 26 tahun.

Kegiatan sosial dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak. Bakti sosial bekerja sama dengan 234 SC Kota Surakarta, pemeriksaan kesehatan gratis bersama Rumah Sakit Hidayah Boyolali, sedangkan pelibatan UMKM dilakukan melalui kerja sama dengan HIPMI Kota Surakarta.

Bantuan sosial berupa beras dan minyak diberikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar Sriwedari serta pekerja seni Gedung Wayang Orang Sriwedari. Agung mengatakan kelompok tersebut menjadi salah satu sasaran karena membutuhkan perhatian dan dukungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, mengapresiasi penyelenggaraan anniversary BBMC Central Java di Kota Solo. Menurutnya, kegiatan komunitas dapat memberikan manfaat lebih luas ketika turut melibatkan UMKM dan pekerja seni lokal.

"Bagi kami ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat positif ketika komunitas datang ke Solo, tentu yang dibawa bukan hanya motor dan kegiatannya, tetapi juga energi, kreativitas, dan kesempatan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Maretha.

Maretha berharap kegiatan komunitas seperti BBMC dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Kota Surakarta. Ia menilai semangat Ride with Culture dapat diwujudkan melalui kegiatan yang menjaga budaya, memperkuat persaudaraan, menggerakkan UMKM, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....