Wali Kota Solo Dorong Kolaborasi Perluas Akses Kesehatan di Solo Raya
- 22 Agt 2026 13:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis SOLOPEDULI 2026 di Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi, Surakarta, Sabtu 22 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut digelar SOLOPEDULI bersama Korem 074/Warastratama, RST Slamet Riyadi, dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami). Bakti sosial tersebut menjadi bagian dari peringatan Milad ke-27 LAZ SOLOPEDULI dan HUT ke-76 KODAM IV/Diponegoro.
Respati menilai kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai unsur dalam membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjangkau seluruh kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi dengan lembaga sosial, TNI, rumah sakit, organisasi profesi, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Respati.
Menurut Respati, kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat penanganan persoalan kesehatan sekaligus memperluas cakupan penerima manfaat. Bakti sosial operasi katarak dinilai menjadi salah satu contoh nyata kerja bersama dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
“Bakti sosial seperti ini adalah contoh nyata bahwa ketika kita bersatu dan bergerak bersama, persoalan yang dihadapi masyarakat dapat kita tangani dengan lebih cepat dan lebih luas,” katanya.
Respati menambahkan Pemerintah Kota Surakarta terus berkomitmen meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan. Upaya tersebut perlu diperkuat melalui sinergi dengan berbagai lembaga dan elemen masyarakat.
Kegiatan operasi katarak gratis tersebut diikuti masyarakat dari berbagai daerah di Solo Raya. Sebanyak 50 peserta dinyatakan memenuhi syarat medis setelah melalui tahapan pemeriksaan dan screening spesialis mata.
Respati berharap kegiatan bakti sosial tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Menurutnya, program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
“Mari kita terus membangun Solo Raya yang sehat, peduli, dan saling menguatkan. Karena kesehatan adalah hak semua orang, dan tidak boleh ada masyarakat yang kehilangan kesempatan untuk hidup sehat hanya karena keterbatasan akses,” ucapnya. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....