Jaga Ekosistem, Pemkab Karanganyar Tebar 15 Ribu Benih Ikan

  • 21 Agt 2026 15:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar melancarkan aksi penyelamatan ekosistem perairan umum dengan menebar 15.000 ekor benih ikan di dua waduk strategis, Jumat 21 Agustus 2026. Aksi lingkungan ini digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Jawa Tengah.

Penebaran benih ikan dipusatkan di Waduk Salung yang dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, serta Waduk Nglurah Tanthi di Kecamatan Jatiyoso oleh jajaran Forkopimcam setempat. Masing-masing lokasi menerima alokasi 7.500 ekor benih ikan nila, nilem, dan tawes yang bersumber dari bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menjelaskan pemilihan jenis ikan nilem dan tawes sangat aman bagi ekosistem waduk karena bukan merupakan spesies pemangsa atau predator.

"Ikan nilem dan tawes ini memakan bahan-bahan organik di dalam waduk. Keberadaannya secara alami membantu menekan proses pendangkalan perairan serta menjaga keseimbangan ekosistem, terutama di Waduk Salung yang sering dimanfaatkan warga untuk berolah rekreasi memancing," ujar Feriana.

Guna menjaga keberlanjutan benih yang telah ditebar, Feriana mewanti-wanti masyarakat agar memanen ikan dengan cara-cara yang bijak dan ramah lingkungan. Pemkab Karanganyar melarang keras penggunaan alat destruktif seperti setrum, racun kimia, maupun jaring bermata kecil.

"Kami sangat berharap masyarakat tidak mencari ikan menggunakan setrum atau racun karena bisa memusnahkan benih ikan yang masih kecil. Mari jaga ekosistem perairan bersama agar fungsi lingkungan hidup tetap lestari," katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, Penebaran benih ikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Jangan sampai peringatan kemerdekaan hanya menjadi seremoni. Kita ingin ada kegiatan yang memberikan manfaat nyata, salah satunya dengan menjaga ekosistem perairan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, keberadaan populasi ikan yang terjaga di waduk dapat mendukung keseimbangan ekosistem sekaligus membuka peluang pemanfaatan sumber daya perairan secara berkelanjutan. Karena itu, masyarakat juga diharapkan turut menjaga kelestarian waduk dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan perairan.

“Ini harus kita jaga bersama. Kalau ekosistemnya baik, manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....