Pacu Populasi Sapi Pasca Kurban, Dispertan PP Karanganyar Gembleng Inseminator
- 21 Agt 2026 15:11 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar menggembleng puluhan petugas inseminator kawin suntik di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), Jumat 21 Agustus 2026. Langkah ini ditempuh guna memacu percepatan populasi sapi lokal yang sempat menyusut pascamusim kurban Iduladha.
Kegiatan pembinaan tersebut diikuti oleh 37 petugas Inseminasi Buatan (IB) dari seluruh kecamatan se-Karanganyar, lima dokter hewan, serta belasan petugas fungsional pengamat benih dan pakan ternak.
Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menyampaikan agar para petugas IB terus menyebarkan semangat kepada para peternak lokal. Peternak diimbau membudidayakan ternaknya dengan chemistry atau rasa kasih sayang agar hewan sehat dan cepat berkembang.
"Populasi sapi di Karanganyar mengalami penurunan setelah kurban kemarin. Melalui pembinaan ini, kami menyemangati para inseminator yang bekerja keras hingga malam hari di lapangan agar pelayanan kawin suntik, vaksinasi PMK, dan pemeriksaan kesehatan sapi berjalan lebih masif," ujar Kepala Dispertan PP Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati.
Feriana memastikan jumlah tenaga inseminator di Karanganyar saat ini sudah ideal dan tersebar merata di 17 kecamatan. Penguatan layanan IB ini ditargetkan mampu meningkatkan produksi daging sapi daerah secara bertahap.
"Harapan kami populasi dan produksi sapi di Karanganyar terus terjaga. Langkah ini juga menjadi wujud dukungan daerah terhadap program pemerintah pusat untuk mengurangi ketergantungan pada pemenuhan daging sapi impor," ucap Feriana.
Di sisi lain, Bupati Karanganyar Rober Crhistanto menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada peternak. Menurutnya, Petugas IB tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan yang humanis, komunikatif, serta menjadi pendamping bagi para peternak.
“Petugas tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga harus bisa memberikan semangat dan pendampingan kepada para peternak. Peternak harus merasa dilayani dan dibantu,” ujarnya.
Bupati juga mendorong agar hubungan antara peternak dan hewan ternaknya semakin baik.
"Perawatan, perhatian, dan pengelolaan ternak yang tepat, menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan reproduksi dan peningkatan produktivitas peternakan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....