Wabup Boyolali Lepas Paskibraka usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI
- 20 Agt 2026 20:14 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana melepas anggota Paskibraka Kabupaten Boyolali Tahun 2026 setelah mereka menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin 17 Agustus 2026. Pelepasan berlangsung usai Upacara Penurunan Bendera di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali.
Upacara Penurunan Bendera dipimpin Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Boyolali M. Syawalludin, kepala OPD, serta peserta dari unsur ASN, TNI, Polri, dan pelajar.
Sebelum penurunan bendera, peserta upacara mengikuti aubade berupa penampilan lagu-lagu nasional yang dibawakan siswa SMP Negeri 2 Boyolali. Sang Merah Putih kemudian berhasil diturunkan Paskibraka dengan petugas pembawa baki Arinta Dwi Rahmadani serta petugas penurunan Arya Gadil, Muhammad Faathir Hillabi Rizqiansyah, dan Yoga Alfian Nugraha.
Dalam pelepasan Paskibraka, Wabup Dwi Fajar Nirwana menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka dan pelatih yang telah menjalani proses latihan hingga berhasil menyelesaikan tugas. Dirinya berpesan agar pengalaman selama menjadi Paskibraka menjadi bekal untuk meraih cita-cita dan memberikan kontribusi bagi Boyolali.
"Fokus dengan tujuan dan cita-cita kalian, dan kelak kalian berdiri kembali di sini, sebagai pemimpin Boyolali yang membawa Boyolali lebih maju lagi," kata Dwi Fajar Nirwana.
Menurut Dwi Fajar Nirwana, berakhirnya tugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan berarti berakhirnya tanggung jawab anggota Paskibraka sebagai generasi muda. Mereka diharapkan terus menjaga semangat disiplin dan membawa nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara Penurunan Bendera juga disaksikan Ketua Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Yuslihayanti. Ia mengapresiasi Paskibraka Boyolali yang telah menerapkan Peraturan Panglima TNI terbaru dalam pelaksanaan upacara.
"Panglima TNI memang mengeluarkan Perpang baru dan tadi saya menyaksikan Boyolali menggunakannya, terima kasih," ucap Yuslihayanti.
Sementara itu, pembawa baki Arinta Dwi Rahmadani mengaku senang sekaligus lega setelah berhasil menjalankan tugas. Ia mengatakan, keikutsertaannya sebagai Paskibraka didorong keinginan untuk meningkatkan kedisiplinan dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Harapan saya bisa membagikan ilmu yang saya dapatkan dari asrama kepada adik-adik 2027," ujar Arinta.
Anggota Paskibraka lainnya, Alisya Khanza Permana, juga mengaku puas setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tugas. Menurutnya, latihan selama 20 hari memberikan pengalaman sekaligus tantangan, terutama dalam menjaga kondisi fisik dan kesehatan.
"Banyak kendala, fisik dan kesehatan, kadang gampang menyerah. Untuk solusinya kita harus memiliki mindset yang kuat dan jangan gampang menyerah juga," ujar Alisya. (JK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....