FAAS Gelar Pertemuan Dengan Plt Bupati Sukoharjo, Bahas Berbagai Isyu Aktual

  • 18 Agt 2026 20:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo - Forum Aliansi Aktivis Sukoharjo (FAAS) menggelar pertemuan dengan Plt Bupati Eko Sapto Purnomo di Gedung Pusat Promosi Potensi (GP3D), Selasa 18 Agustus 2026.

Pertemuan yang juga dihadiri Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo dan Kepala Kesbangpol Budi Santoso itu untuk meluruskan persepsi, sekaligus menyampaikan sejumlah masukan terkait pembangunan dan pengembangan potensi wilayah di kabupaten Sukoharjo.

Usai pertemuan koordinator FAAS, Ndableg Suronegoro mengakui, jika selama ini banyak persepsi negative yang ditujukan kegiatan FASS.

“Kami hanya memberikan persepsi, kami menjelaskan fungsi FAAS itu sendiri. Jangan sampai terjadi silang pendapat. Ada tafsir bahwa FAAS dianggap kelompok yang memusuhi pemerintah. Itu salah besar,” ujar dia.

Ndableg juga menjelaskan, FAAS justru berupaya menjadi salah satu jalur penyampaian aspirasi masyarakat dari bawah kepada pemerintah.

Menurutnya, persoalan selama ini lebih banyak terjadi karena arus informasi dari masyarakat kepada pemerintah tidak tersampaikan secara menyeluruh.

“Melalui pertemuan diharapkan dapat memberikan pemahaman bahwa FAAS bukan kelompok yang memusuhi pemerintah. FAAS justru berupaya menjadi salah satu jalur penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” kata dia.

Selain persoalan komunikasi, FAAS juga menyampaikan sejumlah masukan terkait pemanfaatan fasilitas publik khususnya Gedung GP3D, Gedung Budi Sasono, dan Taman Budaya Suryani TBS.

“FAAS meminta pemerintah meninjau kembali tarif sewa sejumlah gedung milik pemerintah agar lebih terjangkau masyarakat, terutama sewanya,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengatakan, pertemuan dengan FAAS merupakan bagian dari upaya menggali berbagai persoalan dan masukan dari masyarakat.

“Kami hanya pengin makan dan ngobrol bareng. Sebab banyak hal yang menjadi bahan masukan, mulai dari seni, budaya, komunikasi antara pemerintah dengan aktivis, pengembangan Kabupaten hingga potensi yang ada di berbagai wilayah. Semua masukan yang disampaikan FAAS akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut,” ujar Eko Sapto.

Sementara itu Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo menambahkan, jika Pemkab terbuka untuk berkolaborasi dengan FAAS, termasuk melalui kegiatan Jagongan Proliman yang selama ini menjadi ruang diskusi dan interaksi masyarakat.

Sekda bahkan menilai kawasan proliman tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang aktivitas masyarakat.

“Pengembangan tersebut, dapat melibatkan lebih banyak komunitas dan penggiat UMKM. Dengan demikian, fasilitas yang ada tersebut tidak hanya menjadi gedung pertemuan, namun juga sebagai ruang bersama yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi, seni dan budaya masyarakat,” ujar Sekda.(Edwi)

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....