Viral Orang Utan Lepas Sampai Permukiman, GM Solo Safari Minta Maaf

  • 18 Agt 2026 19:25 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Manajemen Solo Safari memberikan konfirmasi dan permohonan maaf resmi terkait insiden lepasnya seekor orang utan hingga ke permukiman warga pada Selasa 18 Agustus 2026.

Pihak pengelola memastikan penanganan satwa telah dilakukan sesuai prosedur standar operasional dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta kesejahteraan satwa.

General Manager (GM) Solo Safari, Miyana Harikna, menjelaskan bahwa tim internal langsung bergerak cepat mengamankan lokasi begitu menerima laporan ketidakberadaan satwa di area exhibit sekitar pukul 15.10 WIB. Satwa jantan tersebut berhasil di-rescue dan dikembalikan ke kandangnya dalam kurun waktu sekitar 30 menit.

"Dari 15.30 WIB itu tim berhasil mengamankan orang utan dan mengembalikan ke exhibit-nya dalam kondisi yang terkendali. Proses tersebut pasti kami memastikan penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan publik sekaligus kesejahteraan satwa. Kurang lebihnya itu 30 menit dia di luar kandang," kata Miyana Harikna.

Miyana membeberkan, orang utan jantan tersebut diduga bisa keluar dari pulau exhibit setelah memanjat dan merusak fasilitas electric fence (pagar listrik) pengaman. Hal ini lantaran karakteristik kecerdasan orang utan yang sangat tinggi dan suka menirukan aksi manusia.

Atas insiden tersebut, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi kepada warga sekitar UNS yang bersikap informatif.

"Detailnya ini kami tadi sudah ketahuan bahwa dia itu memanjat sama melepas elektrik pengaman di situ. Kami di sini juga memahami kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan warga di sekitar UNS akibat insiden ini. Kami menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran yang timbul dan kami juga terima kasih banyak ke warga sudah care menginformasikan ke Solo Safari," katanya menambahkan.

Pasca insiden ini, pihak Solo Safari langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan internal guna memperketat fasilitas exhibit agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....