Screening Film Istimewa, Astrid Tegaskan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

  • 15 Agt 2026 21:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta menegaskan komitmen memberikan akses dan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas di berbagai bidang. Pesan tersebut kembali disampaikan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani dalam special screening film Istimewa di XXI Solo Paragon, Surakarta, Kamis 13 Agustus 2026.

Astrid mengatakan kesetaraan harus diwujudkan dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal.

"Bahwa Kota Solo saat ini sangat-sangat berkomitmen. Bagaimana kami bisa memberikan akses yang sama, no one left behind, tidak ada satu pun yang tertinggal. Bagaimana misi kesetaraan ini harus kami bawa di semua aspek dan di semua sektor," katanya.

Astrid menambahkan Pemkot Surakarta selama ini memfasilitasi berbagai ruang bagi penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut mencakup pendidikan, pelatihan, sekolah inklusi hingga kegiatan lain yang mendukung keterlibatan penyandang disabilitas dalam kehidupan masyarakat.

"Di Solo ini kami pemerintah sangat fokus dalam memfasilitasi ruang-ruang publik untuk rekan-rekan disabilitas tidak hanya untuk pendidikan, pelatihan untuk sekolah inklusi maupun kegiatan yang lain tetapi juga karena kami berbasis budaya," ujarnya.

Menurut Astrid, film dapat menjadi salah satu media efektif untuk menyampaikan pesan kesetaraan dan inklusi kepada masyarakat. Film Istimewa dinilai dapat memperluas perspektif masyarakat dalam melihat penyandang disabilitas sekaligus mendorong mereka untuk lebih percaya diri.

"Dan hari ini salah satu medianya adalah media film yang saya rasa sangat efektif dalam menyampaikan pesan dalam menyampaikan semangat, bagaimana kita bisa membawa diri ya dalam masyarakat, ya tidak hanya untuk masyarakat umum dalam memandang satu kelompok rentan tetapi begitu pula sebaliknya," ucapnya.

Astrid berharap penyandang disabilitas semakin berani menunjukkan kemampuan dan potensi yang dimiliki. Menurutnya, keterlibatan mereka dalam karya seperti film menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki ruang untuk berkarya.

"Kawan-kawan disabilitas harus lebih percaya diri, harus lebih PD, harus menampilkan apa yang menjadi potensinya masing-masing, ada yang ternyata pintar main film. Nah, hari ini akan kita saksikan bersama," katanya.

Ia menilai kehadiran film yang mengangkat kisah penyandang disabilitas juga dapat memperkuat semangat inklusi di Kota Surakarta. Pemerintah berharap pesan kesetaraan tidak berhenti di ruang pemutaran, tetapi berkembang menjadi sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui special screening tersebut, Pemkot Surakarta mengajak masyarakat melihat penyandang disabilitas sebagai bagian yang setara dalam kehidupan sosial. Astrid berharap film Istimewa dapat menambah semangat dan motivasi masyarakat untuk terus berkembang serta menghargai keberagaman. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....