MASATA Solo Bidik Edukasi Sadar Wisata hingga Tingkat Kampung

  • 15 Agt 2026 16:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Dewan Pimpinan Cabang Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Kota Surakarta periode 2026–2030 menyiapkan program edukasi sadar wisata hingga tingkat kampung. Kepengurusan baru juga mendorong pemberdayaan kreator konten muda dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah untuk mengembangkan pariwisata Kota Solo.

Ketua DPC MASATA Kota Surakarta periode 2026–2030, Rizky Wahyu Perdana, mengatakan kepengurusan baru membawa semangat untuk menghadirkan gagasan dan inovasi yang memberikan dampak bagi pariwisata. MASATA ingin menjadi ruang yang dapat mempertemukan berbagai pihak dalam pengembangan sektor wisata.

"Mari bersama-sama kita perkuat gagasan dan inovasi, karena tanpa gagasan gerakan akan monoton dan tanpa inovasi gerakan tidak memberi dampak," katanya saat pelantikan DPC MASATA Kota Surakarta di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surakarta, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Rizky, MASATA perlu memiliki gerakan yang mampu menjawab perkembangan pariwisata Kota Surakarta. Karena itu, organisasi tersebut akan mendorong keterlibatan anggota dan masyarakat dalam menghadirkan gagasan baru.

"Jadikan MASATA sebagai ruang kolaborasi yang terbuka, aktif, adaptif, serta kritis dalam memberikan masukan membangun demi kemajuan pariwisata Kota Surakarta," ujarnya.

Salah satu program yang disiapkan yakni edukasi sadar wisata hingga tingkat kampung. Program tersebut diarahkan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran mereka dalam mendukung perkembangan pariwisata.

Selain edukasi, MASATA juga menyiapkan pemberdayaan kreator konten muda. Kreator konten diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata Kota Surakarta kepada masyarakat yang lebih luas.

MASATA juga berkomitmen menjadi mitra strategis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem pariwisata yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kepengurusan MASATA periode 2026–2030 menargetkan ekosistem pariwisata Solo semakin berdaya saing dan inklusif. Program yang dijalankan juga diarahkan agar perkembangan pariwisata memberikan dampak terhadap kesejahteraan ekonomi lokal.

Rizky berharap kepengurusan baru dapat menjalankan semangat kolaborasi tersebut melalui program yang konkret. Gagasan dan inovasi dinilai menjadi bagian penting agar gerakan sadar wisata memberikan dampak bagi kemajuan pariwisata Kota Surakarta. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....