Peringatan Hari Pramuka di Sragen, Kwarcab Dorong Ketahanan Pangan-Kepedulian

  • 14 Agt 2026 16:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen — Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Alun-alun Sasana Langen Putra, Sragen, pada Jumat 14 Agustus pagi. Ratusan anggota Pramuka bersama para pembina berkumpul mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Sragen.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanat upacara Bupati Sragen menekankan beberapa hal. Seperti momentum peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menegaskan komitmen kepramukaan dalam aksi nyata peduli lingkungan dan kemanusiaan.

Salah satu fokus utama yang ditekankan dalam peringatan tahun ini adalah keterlibatan aktif Gerakan Pramuka dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung program ketahanan pangan daerah. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen, Suwardi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah strategis melalui program Pramuka Peduli.

Menurut Suwardi, Kwarcab Sragen secara bertahap membagikan bibit-bibit tanaman, khususnya bibit buah-buahan, kepada anggota dan masyarakat. Pembagian bibit ini dirancang untuk memberikan dampak ganda. Selain berfungsi sebagai penghijauan lingkungan, hasil buahnya kelak dapat memberikan manfaat ekonomi dan penunjang kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

"Kami memang menyediakan bibit-bibit untuk Pramuka Peduli ke depannya. Selain untuk penghijauan, hasilnya juga ada untuk penunjang masyarakat. Khusus untuk sektor pertanian seperti padi dan tanaman pangan lainnya, kami akan berkoordinasi langsung dengan petugas yang ada di Dinas Pertanian," ujar Suwardi saat diwawancarai seusai upacara.

Tak hanya berfokus pada ekologi, Pramuka Sragen juga menggalakkan aksi sosial berbasis kerakyatan melalui pengumpulan dana gotong royong yang dinamakan "Jimpitan" atau Bumbung Kemanusiaan. Pengelolaan dana ini dilakukan secara kolaboratif oleh Kwartir Ranting (Kwaran) di masing-masing kecamatan bersama unit Pramuka Peduli.

Dana yang terkumpul dari program Jimpitan diprioritaskan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyaluran bantuan sembako serta penanganan dampak bencana kekeringan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Sragen melalui pengiriman bantuan air bersih.

Mengenai besaran dana yang telah terkumpul, Suwardi menjelaskan bahwa proses rekapitulasi masih berjalan karena pengelolaan berada langsung di tingkat Kwaran yang saat ini juga sedang menyelenggarakan berbagai kegiatan kemah.

"Pengelolaannya di masing-masing Kwaran bersama Pramuka Peduli. Nanti setelah rangkaian kegiatan selesai, bantuan disalurkan dan laporan administrasi akan disampaikan ke Kwarcab," kata Suwardi.

Melalui berbagai terobosan ini, Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen membuktikan eksistensinya tidak hanya dalam pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata di tengah tantangan lingkungan dan sosial masyarakat. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....