Sekolah Indonesia Johor Banru Apresiasi Program Pengabdian Mahasiswa UMS

  • 12 Agt 2026 22:21 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://ums.ac.id mendapatkan apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi tersebut diberikan atas kontribusi mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler di SIJB.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam diskusi kelompok terpumpun atau focus group discussion (FGD) yang digelar secara daring, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan PkM-KI yang diikuti lima mahasiswa Pendidikan Jasmani UMS pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Program PkM-KI sendiri merupakan program pengabdian yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi dan Sentra KI (DRPPS) sebagai pemberi dana.

Ketua tim pengabdian sekaligus dosen pembimbing, Agam Akhmad Syaukani, M.Ed., Ph.D., menyampaikan terima kasih kepada SIJB atas penerimaan dan pendampingan yang diberikan kepada para mahasiswa.

“Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pembelajaran di SIJB, tetapi juga untuk memperkuat wawasan kebangsaan para siswa,” jelas Agam, Rabu 12 Agustus 2026.

Kepala SIJB, Erry Kananga, mengatakan kegiatan para mahasiswa mendapat penilaian positif dari guru dan siswa. Selain terlibat dalam pembelajaran kurikuler, mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, termasuk Pramuka.

Erry berharap program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas.

“Pada pelaksanaan berikutnya, kegiatan dapat melibatkan sanggar-sanggar belajar di sekitar Johor Bahru serta sekolah lokal di Malaysia. Sekolah merasa terbantu dengan kehadiran tim pengabdian,” ujar Erry.

Apresiasi juga disampaikan guru SIJB sekaligus pembina Pramuka, Mohamad Alwi Lutfi. Ia menilai para mahasiswa mampu mengoordinasikan kegiatan Pramuka dengan baik. Mahasiswa juga dinilai berhasil menyampaikan pesan-pesan kebangsaan kepada siswa melalui berbagai aktivitas kepramukaan.

Menurut Alwi, keterlibatan mahasiswa tidak hanya membantu kelancaran kegiatan Pramuka, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia di kalangan siswa SIJB.

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SIJB, Muhammad Hendra, yang menjadi guru pamong bagi para mahasiswa, turut memberikan penilaian positif. Menurut dia, mahasiswa mampu membangun kedekatan dengan siswa melalui pembelajaran yang interaktif.

Meski demikian, Hendra berharap peserta program berikutnya mempersiapkan kompetensi pedagogis dengan lebih baik. Bekal tersebut diperlukan agar mahasiswa mampu menghadirkan inovasi dalam pembelajaran PJOK.

Dalam FGD itu, SIJB juga menyatakan kesiapan untuk melanjutkan kerja sama pada tahun-tahun mendatang. Program berikutnya diharapkan tidak hanya melibatkan mahasiswa Pendidikan Jasmani, tetapi juga mahasiswa dari program studi lain agar manfaatnya menjangkau lebih banyak bidang pembelajaran. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....