BTC Tawarkan Sewa Fleksibel bagi Eks Pedagang PGS
- 05 Agt 2026 14:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Beteng Trade Center (BTC) menawarkan skema sewa fleksibel bagi pedagang Pusat Grosir Solo (PGS) yang ingin melanjutkan usaha setelah PGS tidak lagi beroperasi. Pedagang dapat menyewa kios dalam jangka pendek sebelum memutuskan mengambil kontrak lebih panjang.
Direktur Operasional BTC, Henry Poerwantoro, mengatakan fleksibilitas diberikan agar pedagang dapat terlebih dahulu melihat perkembangan usaha di lokasi baru. Masa sewa dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing pedagang.
"Mau dua bulanan oke, mau 10 tahun langsung oke. Dua bulan itu kenapa? Coba dulu, kalau jalan Anda mantap silakan, kalau enggak mantap kita juga enggak maksa," katanya, Rabu 5 Agustus 2026.
Menurut Henry, BTC memiliki sekitar 1.600 kios dengan sekitar 700 pedagang yang telah beroperasi sebelum perpindahan pedagang dari PGS. Kondisi tersebut membuat BTC masih memiliki ruang untuk menampung pedagang yang ingin membuka usaha.
Sebanyak 84 pedagang PGS sejauh ini tercatat berpindah ke BTC. Proses perpindahan sudah berlangsung secara bertahap sejak November 2025.
"Jumlah pedagang PGS yang pindah ke BTC kurang lebih sekitar 84 pedagang, dari 700 pedagang di BTC yang sudah eksis sebelum itu. Kalau proses perpindahannya sudah dimulai dari bulan November atau Desember 2025," ujarnya.
Henry mengatakan keputusan untuk melanjutkan usaha tetap berada di tangan masing-masing pedagang. Sebagian pedagang PGS juga dimungkinkan memilih lokasi lain, berjualan dari rumah, menyewa ruko, hingga berhenti menjalankan usaha.
Ia menilai kondisi daya beli masyarakat menjadi salah satu pertimbangan bagi pedagang untuk memulai kembali usaha. Skema sewa jangka pendek diharapkan memberi kesempatan bagi pedagang untuk mengukur kondisi pasar sebelum membuat komitmen jangka panjang.
Sementara itu salah seorang pedagang, Rudi Kusdianto, mengatakan pelaku usaha harus beradaptasi dengan kondisi daya beli masyarakat saat ini. Pelayanan, kualitas barang, dan harga menjadi faktor yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan konsumen.
"Kita memberikan pelayanan yang terbaik dengan dagangan yang terbaik, harga yang terbaik, termurah yang bisa terjangkau. Jadi biar pasar bisa berjalan," kata Rudi.
Rudi berharap aktivitas perdagangan dapat terus berjalan meski kondisi daya beli masyarakat menjadi tantangan bagi pedagang. Keberlangsungan usaha dinilai penting tidak hanya bagi pedagang, tetapi juga bagi pekerja yang menggantungkan penghasilan dari sektor perdagangan. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....