Hadiri Run for Humanity Solo 2026, Respati Ardi Apresiasi Acara
- 02 Agt 2026 11:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi secara resmi melakukan flag off peserta kategori 10K dan kategori 5K pada Minggu, 2 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB sebagai tanda dimulainya ajang Run for Humanity (RFH) Solo 2026.
Mengusung tema Stride with Purpose, Run for Humanity (RFH) Solo 2026 memadukan olahraga, hiburan, pariwisata, dan aksi kemanusiaan. Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Anton Asfihani, Founder Run for Humanity Dimas Seto hingga jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) selaku sponsor utama.
Dalam sambutannya Wali Kota Surakarta, Respati Ardi memberikan apresiasi kepada penyelenggaraan Run for Humanity Solo 2026 sebagai bentuk kolaborasi positif antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.
"Kegiatan seperti ini tidak hanya mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat posisi Kota Surakarta sebagai destinasi sport tourism yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat," kata Respati Ardi.
Sementara itu, Founder Run for Humanity, Dimas Seto, mengatakan bahwa Run for Humanity lahir dari semangat untuk menghadirkan kegiatan olahraga yang memiliki nilai lebih bagi masyarakat.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari menjadi momentum untuk menghadirkan sebuah gerakan yang menggabungkan gaya hidup sehat dengan aksi kepedulian sosial.
"Run for Humanity bukan sekadar ajang lari, tetapi sebuah gerakan yang mengajak masyarakat untuk melangkah bersama demi tujuan yang lebih besar. Kami ingin setiap langkah para peserta memiliki makna, tidak hanya untuk kesehatan diri sendiri, tetapi juga memberi manfaat bagi sesama," ucap Dimas Seto.
Ditambahkan Dimas Seto, pemilihan Kota Surakarta sebagai lokasi Run for Humanity, karena memiliki antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap olahraga.
"Surakarta menjadi kota yang tepat karena memiliki antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap olahraga, didukung kekayaan budaya, keramahan masyarakat, dan potensi wisata yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para pelari," ucapnya menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Anton Asfihani yang hadir mewakili Gubernur mengatakan acara ini bisa menjadi contoh bagaimana olahraga dapat menjadi media untuk membangun kebersamaan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
"Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penyelenggaraan event-event olahraga seperti ini karena sejalan dengan upaya membudayakan olahraga di tengah masyarakat serta memperkuat sport tourism di Jawa Tengah," ujar Anton Asfihani.
Pemerintah Kota Surakarta berharap penyelenggaraan Run for Humanity Solo 2026 dapat terus diperkuat dalam menghadirkan event olahraga yang tidak hanya mendorong budaya hidup sehat, tetapi juga memberikan manfaat sosial, meningkatkan kunjungan wisata, serta menggerakkan perekonomian daerah. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....