Sebelas Kampus Raih Anugerah UNS-KND Inclusion Metrics pada Tahun 2026
- 30 Jul 2026 14:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Sebanyak 11 perguruan tinggi di Indonesia berhasil meraih penghargaan UNS-KND Inclusion Metrics 2026. Penganugerahan yang mengukur tingkat inklusivitas kampus bagi mahasiswa penyandang disabilitas ini diserahkan langsung dalam Malam Anugerah Insan Berprestasi UNS di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram pada hari Selasa, 28 Juli 2026 malam.
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Hartono, menyampaikan proses penilaian tahun ini diikuti oleh 19 perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia. Pihaknya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh institusi yang telah berpartisipasi dan mendukung penuh upaya perwujudan ekosistem pendidikan yang setara.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh institusi yang berperan dalam mendukung penyelenggaraan UNS–KND Inclusion Metrics Tahun 2026. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi pemantik perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga kampus," ujar Prof. Hartono.
Ketua Tim UNS-KND Inclusion Metrics, Prof. Dr. Sunardi, menjelaskan bahwa instrumen ini dikembangkan bersama Komisi Nasional Disabilitas (KND) sebagai acuan nasional. Metrik tersebut menilai tiga aspek utama perguruan tinggi, yakni budaya, kebijakan, dan praktik nyata dalam memberikan kenyamanan belajar bagi mahasiswa disabilitas.
"Sejak tahun 2022 kami mengembangkan metrik ini dengan mengacu pada berbagai regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk peraturan mengenai penyelenggaraan pendidikan tinggi inklusif," ujar Prof. Sunardi membeberkan landasan perumusan instrumen asesmen tersebut.
Berdasarkan hasil penilaian pada aspek seleksi penerimaan, pembelajaran, hingga fasilitas fisik yang aksesibel seperti jalur landai dan toilet khusus, sebanyak 11 kampus berhasil meraih kategori Baik.
Kesebelas perguruan tinggi tersebut meliputi Universitas Padjadjaran, Universitas Islam Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Telkom, Universitas Lampung, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Hamzanwadi, Universitas Negeri Padang, dan UNS Surakarta.
Ke depan, sertifikat UNS-KND Inclusion Metrics diharapkan dapat menjadi rujukan utama dalam penguatan tata kelola dan akreditasi pendidikan tinggi inklusif di Tanah Air. Selain sebagai bukti objektif kepatuhan standar pelayanan ramah disabilitas, pencapaian ini juga diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas institusi dalam menjamin kesetaraan hak belajar seluruh mahasiswa. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....