Pasca Kebakaran Pasar Bayat, Pemkab Prioritaskan Pemulihan Aktivitas Pedagang
- 29 Jul 2026 19:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Pemerintah Kabupaten Klaten menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan setelah kebakaran melanda Pasar Jalen Paseban, Bayat. Selain membersihkan lokasi, pemerintah juga merencanakan pembangunan kembali pasar melalui APBD Perubahan serta menyiapkan tempat relokasi sementara bagi para pedagang.
Kebakaran yang terjadi pada Senin 27 Juli 2026 menghanguskan 101 kios dengan total kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Ratusan pedagang kehilangan barang dagangan dan kini berharap dapat segera kembali berjualan.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang meninjau langsung lokasi kebakaran mengatakan, pemerintah akan bergerak cepat agar roda perekonomian pedagang kembali berjalan.
"Kita akan gerakan bersih-bersih bersama kemudian para pedagang dapat berjualan kembali," katanya, Selasa 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan, sebelum pasar dibangun kembali, pedagang akan ditempatkan di lokasi sementara yang disiapkan oleh pengelola pasar. Pemerintah juga mengupayakan agar pembangunan kembali pasar dapat dianggarkan melalui APBD Perubahan sehingga dapat dimulai tahun ini.
"Semoga masih bisa kita anggarkan sehingga akhir tahun bisa kita bangun kembali," ujarnya.
Tak hanya itu, Pemkab Klaten juga akan menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan agar dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat dimanfaatkan untuk membantu permodalan para pedagang yang terdampak.
Di sisi lain, para pedagang masih menghitung kerugian yang mereka alami. Sodik, pedagang peralatan batik dan perlengkapan rumah tangga, mengaku seluruh barang dagangannya ludes dilalap api.
"Yang terbakar peralatan batik dan peralatan rumah tangga, total kurang lebih Rp50 juta. Keinginan kalau pemerintah memberikan keringanan modal usaha," katanya.
Kerugian serupa juga dialami Darini. Dagangan berupa roti, makanan ringan, dan sembako yang baru saja dipasok sehari sebelum kebakaran habis terbakar.
"Dagangan baru turun semua, habis semua, lima puluh lebih," ucapnya.
Para pedagang berharap pemerintah tidak hanya mempercepat pembangunan kembali Pasar Jalen Paseban, tetapi juga memberikan dukungan permodalan agar mereka dapat segera bangkit dan kembali menjalankan usaha. Adam Sutanto
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....